Odom kini telah bergabung dengan Dallas Mavericks, tim yang telah memupuskan harapan Lakers dalam merengkuh gelar juara NBA di babak playoff musim lalu.
"Ini seperti mimpi, sungguh seperti tidak nyata," ucap Odom di ESPN. "Ini telah terjadi, Anda tahu, seperti itu."
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Odom mengatakan dia dan agennya, Jeff Schwartz, tidak mengetahui kalau dirinya terlibat di dalam pertukaran besar itu. Dan saat mengetahuinya, Odom tampaknya sangat marah dengan perlakuan Lakers.
"Yea, aku tak bisa mengutuk. Bukan di sana (Hornets) keinginanku. Bukan tidak menghormati semua orang di tim itu dan kota atau kepemilikannya. Tapi itu bukan tempat yang aku inginkan setelah aku bermain untuk Lakers, tim yang bersaing dalam perebutan gelar Itu yang Anda harapkan. Dan sulit untukku untuk membayangkan diriku bermain di sana," sambung Odom.
"Ini bukan tentang pindah ke New Orleans. Ini tentang cara mereka melakukannya. Aku merasa sedikit tidak dihargai. Setelah berada disini untuk waktu yang lama, aku merasa jika mereka mengatakannya aku akan menerimanya. Jika seseorang bilang Anda tak bisa dini atau tidak ada ruang lagi untuk Anda, Anda akan mengerti."
Terpukul dengan cara Lakers, Odom mengatakan kepada agennya dan manajer umum Lakers, Mitch Kupchak untuk mengatur pemutusan kerjasama. Jika harus pindah, Odom ingin hengkang ke Mavs yang diketahui juga sangat menginginkannya.
"Biasanya, aku mendengar sesuatu dari Jeff di awal tapi sepertinya dia mengatakan keadaku mereka (Lakers) ingin aku ke New Orleans dan kami tak merasa itu pilihan terbaik," ucap pemilik gelar sixth man of the Year musim lalu itu.
"Aku bilang kepada (Kupchak) apa yang seharusnya dia lakukan untukku, aku akan berterimakasih jika dia bisa bekerja dengan agenku, wakilku jadi aku bisa bermain untuk tim seperti Mavs," demikian Odom.
(rin/din)











































