Nama Indonesia Warriors terbilang masih asing di ABL. Maklum, pada dua perhelatan ABL sebelumnya, mereka masih memakai bendera Satria Muda Britama. Perubahan nama itu sendiri disebut kubu Warriors untuk menunjukkan keikutsertaan Indonesia pada turnamen ini.
SM berhasil mencapai final pada musim perdana, namun akhirnya ditaklukkan oleh Philippines Patriots. Sementara pada musim lalu, SM gagal melaju ke final four lantaran hanya finis di urutan lima pada season reguler.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mereka masih ditambah nama-nama senior seperti Amin Prihantono dan Rony Gunawan dan tiga orang pemain Filipina; Jerick Uy Canada, Ricky Ricafuente, dan Harold Nilo. Pelatih Warriors, Todd Purves, mengaku puas dengan komposisi tim ini.
"Saya senang dengan komposisi pemain saat ini," ujar Purves, dalam konperensi pers di Hoops Arena, Kemang, Jakarta, Jumat (13/1/2012).
"Tambahan tiga pemain Filipina juga makin memperkuat tim ini. Pemain AS ini bagus juga. Biasanya para pemain asing itu terlalu individu, di dalam dan luar lapangan. Tapi mereka mau berkorban untuk tim. Di luar lapangan mereka juga berbaur."
"Jika ingin sukses, kita memang harus mau berkorban untuk tim," tegas Purves.
Warriors akan memulai petualangan mereka di ABL dengan menghadapi Singapore Slingers pada 15 Januari mendatang di Singapore Indoor Stadium. Sementara laga kandang di Indonesia akan dilakoni pada 21 Januari dengan menghadapi Westports KL Dragons.
Skuad Indonesia Warriors
1. Mario Wuysang
2. Larry Jonathan Smith
3. Jerick Uy Canada
4. Cokorda Raka Satrya Wibawa
5. Firdaus Julius Achmad
6. Steven Demon Thomas
7. Adiyanto Achmad Caesar
8. Harold Nilo Cruz
9. Charlie Fanny Indra Putra
10. Amin Prihantono
11. Ricky Ricafuente
12. Donny Ristanto
13. Rony Gunawan
(roz/din)











































