Setelah baru meraih satu kemenangan di dalam tiga pertandingan sebelumnya, sang juara bertahan berhasil memenangi partai keempatnya di GOR C-Tra Arena, Jumat (30/11/2012), dengan meyakinkan.
Hal itu tidak lepas dari aksi Rony yang mulai memperlihatkan performa terbaiknya. Secara keseluruhan ia menyumbang 18 poin dan 7 rebound untuk Satria Muda.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di kuarter kedua, Rony masih tampil menawan dan dengan ditambahnya tembakan-tembakan akurat Bonanza Siregar, Satria Muda berhasil menambah 21 poin di kuarter ini, seraya meredam Bimasakti yang cuma bisa menambah 14 poin saja. Satria Muda menutup paruh pertama dengan keunggulan 44-29.
Keunggulan telak itu tidak membuat permainan Satria Muda mengendur di kuarter tiga. Mereka bahkan mampu memaksa Bimasakti melakukan tujuh kali turn over di kuarter ini. Satria Muda pun menambah 21 poin, sedangkan Bimasakti juga dapat menambah 8 poin saja dan kian tertinggal, 37-65.
Pada akhirnya, Bimasakti tak kuasa mengejar selisih yang ada dan kalah 50-81.
Untuk Satria Muda, ini merupakan kemenangan kedua, dari empat pertandingan yang telah dilakoni, di Seri I setelah sebelumnya juga bisa mengalahkan NSH GMC Riau.
Aspac Belum Teredam
Dalam partai yang digelar sebelumnya, Dell Aspac Jakarta berhasil meneruskan laju positif seraya menyudahi rentetan kemenangan CLS Knights Surabaya.
Sebelum pertandingan tersebut, kedua tim sama-sama memiliki rekor belum terkalahkan di seri ini. Pada akhirnya, Aspac-lah yang masih bisa menjaga "kesempurnaan" tersebut dengan kemenangan 65-56 atas CLS.
Sementara di satu partai lainnya, Stadium Jakarta berhasil menundukkan NSH GMC Riau dengan 53-38.
(krs/krs)











































