Setelah dua musim beruntun dominan di NBL, Satria Muda tampak menurun di musim ini. Walau begitu, SM tidak khawatir dan percaya diri menghadapi championship series.
Di musim reguler 2012-2013, SM sudah kalah sebanyak delapan kali. Angka itu tentu saja bukan hal yang normal bagi tim sekelas SM, pemegang gelar juara NBL secara berturut-turut.
Adanya badai cedera di awal kompetisi plus masuknya sejumlah pemain baru membuat tim besutan Octaviarro Romely Tamtelahitu itu belum cukup padu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami baru bisa padu sekitar pertengahan musim. Tapi inilah risiko regenerasi ," jelas pemain andalan SM, Faisal Julius Achmad dalam konferensi pers, Jumat (17/5/2013) siang WIB.
SM akan mengawali kiprahnya di championship series dengan menghadapi Stadium Jakarta pada Sabtu (18/5). Faisal cs. sekali kalah dari tiga duel di musim ini.
"Kami kalah di seri I. Ketika itu tim baru terbentuk sekitar sebulan. Dengan komposisi tim yang pas-pasan; banyak yang cedera dan banyak pemain baru. Merasa kecolongan bisa kalah dari Stadium karena itu dalam sejarah SM belum pernah kalah dari Stadium tahun itu. Sekarang SM siap karena 100 persen pemain fit," sambung pebasket 25 tahun itu.
(rin/krs)










































