Carter Kalah di Persidangan
Kamis, 04 Nov 2004 00:05 WIB
Jakarta - Menjelang pertarungan perdana NBA musim 2004-05, guard Toronto Raptors Vince Carter ketiban musibah. Ia dinyatakan kalah dalam persidangan perselisihan kontrak melawan mantan agennya. Menurut dewan juri persidangan yang digelar di negara bagian Columbia ini, Carter bersalah karena secara sepihak memutus kontrak mantan agennya, William "Tank" Black, tahun 2000 lalu. Akibatnya pemain all-star ini harus mengabulkan kompensasi yang diminta Black yang nilainya hampir mencapai 4,7 juta Dollar AS. Jumlah yang harus dibayar Carter sendiri jauh dari nominal yang diminta Black. Sang agen sebelumnya meminta Carter memberinya kompensasi 9 juta Dollar AS sebagai komisi segala bentuk pengesahan kontrak yang diterima (kala dimanajeri olehnya) dan membayar 5 juta Dollar AS lagi sebagai ganti pemulihan nama baik. Sementara dewan juri "hanya" memerintahkan Black untuk membayar 800,000 Dollar AS sebagai pelunasan hutangnya kepada Carter. Padahal sebelumnya sang bintang menuntut balik mantan agennya sebesar 15.9 juta Dollar AS atas perjanjian kontrak yang gagal dengan produsen apparel "Puma". Guard bernomor punggung 15 itu juga meminta Black membayar 3 juta Dollar AS tambahan sebagai penalti atas pelanggaran kontrak yang mereka sepakati tahun 1998 lalu. Menanggapi keputusan dewan juri, pihak Carter menyatakan kekecewaannya. "Sungguh sulit dipercaya. Saya cuma bisa berkomentar satu hal buat dewan juri, ternyata sangat sulit membuat sebuah keputusan yang rasional," ucap pengacara Carter, Jake Moore, sambil menyatakan akan mengajukan banding seperti dikutip AP, Rabu (3/11/2004). Senada dengan pengacaranya, Carter pun mempertanyakan keputusan dewan juri. "Ketika anda merepresentasikan seorang pemain, maka anda akan menjadi wajah dari pemain tersebut. Jadi, jika suatu saat anda terlibat persoalan hukum bagaimana mungkin lagi anda merepresentasikan pemain?," ucap Carter menunjuk track record Black, yang kini tengah menjalani hukuman tujuh tahun di penjara federal Columbia. Perselisihan kontrak antara Carter dan Black bermula dari keterlibatan Black dalam kasus penipuan berkedok penjualan mobil. Carter, yang juga kena tipu 130,000 Dollar AS, kemudian memutus kontrak Black usai sang agen dinyatakan bersalah atas kasus penipuan dan pencucian uang dan harus menjalani hukuman penjara. (mel/)











































