NSH GMC Jakarta masih belum bisa meraih kemenangan juga. Di laga kelimanya, NSH kembali kalah dan kali ini diderita dari Pacific Caesar Surabaya.
Pada laga terakhir Seri I NBL di GOR Bimasakti Malang, Sabtu (23/11/2013) sore WIB, NSH menyerah 63-89 dari Pasific.
Pada awal kuarter pertama, NSH tampil menjanjikan. Herman Kurniawan dan sang kapten Juliano Gandhi menjadi poin utama NSH GMC. Di sisi lain, Pacific juga tak mau kalah. Duet Airlangga Sabara dan Hery Listyono membuat permainan Pacific lebih perkasa. Kuarter pertama, berakhir 22-11 atas keunggulan Pacific.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selepas half time, NSH kian terpuruk. Stamina yang terus menurun, membuat mereka tak dapat meredam gempuran pemain Pacific. Hasilnya, Pacific memimpin kian jauh, 65-38.
Serangan Pacific justru makin tajam di kuarter akhir. Transisi yang baik membuat Pacific makin percaya diri menyerang NSH. Laga ini pun berakhir dengan kemenangan Pacific.
Ditemui usai pertandingan, pelatih Pacific Surabaya, Eddy Santoso, mengungkapkan ia puas dengan kinerja timnya di pertandingan ini.
"Para pemain tampil disiplin dan konsisten di pertandingan ini. Saya harap mereka bisa terus menjaga momentum positif ini saat pertandingan melawan Satria Muda besok (Minggu, 24/11)," ungkap pelatih yang akrab disapa Hok Sui ini.
Empat pemain Pacific tampil gemilang di laga ini dengan membukukan double digit point. Mereka adalah Gege Nagata (18 poin), Eko Sasmito (15 poin), Airlangga Sabara (12 poin), dan Hery Listyono (10 poin).
Sementara dari kubu NSH, Juliano Gandhi tampil sebagai pendulang angka tertinggi dengan membukukan 21 poin.
(mrp/mrp)










































