Emery yang Tak Pernah Berjodoh dengan Trofi Piala Super Eropa

Emery yang Tak Pernah Berjodoh dengan Trofi Piala Super Eropa

Yanu Arifin - Sepakbola
Kamis, 13 Agu 2026 09:20 WIB
SALZBURG, AUSTRIA - AUGUST 12: Unai Emery of Aston Villa react with disappointment during the UEFA Super Cup 2026 match between Paris Saint-Germain and Aston Villa at Stadion Salzburg on August 12, 2026 in Salzburg, Austria. (Photo by Image Photo Age
Pelatih Aston Villa, Unai Emery.Foto: Image Photo Agency/Getty Images)
Salzburg -

Aston Villa keok dari Paris Saint-Germain di Piala Super Eropa 2026. Rekor buruk Unai Emery berlanjut, selalu kalah di empat edisi!

Kesempatan keempat Emery datang tahun ini, saat membawa Villa, juara Liga Europa, menantang PSG, juara bertahan Liga Champions. Keduanya bertanding di Red Bull Arena, Salzburg, Kamis (13/8) dini hari WIB.

Di laga itu, Villa kalah 1-2. Sempat tertinggal lewat gol Khvicha Kvaratskhelia, pasukan Emery membalas lewat aksi wonderkid Brian Madjo sebelum turun minum.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di babak kedua, PSG bisa kembali bikin Villa tertinggal. Gol Desire Doue memastikan keunggulan 2-1 Les Parisiens bertahan sampai akhir.

Itu menjadi kekalahan keempat Unai Emery di ajang Piala Super Eropa. Sebelumnya ia sudah tiga kali gagal menang, yakni pada tahun 2014, 2015, dan terakhir 2021.

ADVERTISEMENT

Pada 2014 dan 2015, ia gagal membawa Sevilla menang usai dikalahkan Real Madrid dan Barcelona. Sementara pada 2021, Chelsea yang bikin Emery menelan hat-trick kekalahan di Piala Super Eropa.

Kini PSG membuat rekor buruk Emery berlanjut. Ia selalu gagal juara di Piala Super Eropa, kendati berstatus 'Raja' di Liga Europa.

Ya, Emery menjadi pelatih yang paling banyak juara Liga Europa. Ia sudah lima kali memenangkannya, yakni bersama Sevilla (2014, 2015, 2016), Villarreal (2021), dan Aston Villa (2026).

Usai laga, Emery mengaku memang menginginkan gelar tersebut. Namun, ia tetap bangga Villa bisa merepotkan PSG, terlebih tanpa sejumlah pemain andalan.

"Saya sangat, sangat senang, karena kami kehilangan beberapa pemain, masih ada pekerjaan yang harus diselesaikan, tetapi pertandingan hari ini menunjukkan bahwa kami semakin mendekati level tim hebat itu," kata Emery di situs resmi UEFA.

"Para pemain kemudian merasa mereka mampu bersaing dengan Paris, dan itulah yang paling penting bagi saya. Saya memang menginginkan trofi ini, tetapi mengingat cara kami bermain, peluang-peluang yang kami ciptakan, dan kualitas para pemain kami, saya sangat bangga pada para pemain," kata Unai Emery.



(yna/bay)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads