Target empat besar sudah dicanangkan oleh Laskar Dreya Sumatera Selatan pada musim perdananya di ABL. Menilai kekuatan tim di Asia Tenggara kini merata, mereka yakin bisa melaju jauh.
Keinginan untuk tak sekadar numpang lewat di ajang ABL 2014 diungkapkan oleh Vice Presiden Club Laskar Dreya, Ferri Jufry, dalam acara pelucuran tim yang berlangsung di kawasan Pertamina Learning Centre, Simprug, Jakarta Selatan, Kamis (3/7/2014) kemarin.
Soal persaingan tim di ABL kali ini, penasehat teknik asal Filipina, Britt Reroma, bercerita lebih banyak. Apalagi, setelah tim asal negaranya memutuskan tak ambil bagian di tahun ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tim debutan dari Thailand, Hi-Tech Bangkok City juga merupakan tim yang kuat. Saya pikir tim-tim di Asia Tenggara saat ini bisa bersaing ketat."
"Jadi, untuk kompetisi sekarang adalah mengenai kebanggaan untuk tim. Tim kami diisi para pemain muda. Kami akan berkompetisi untuk menang dan bertanding untuk menang," tambahnya.
Keyakinan tebal diungkapkan oleh forward Laskar Dreya Falano Jones menatap kompetisi yang akan dimulai pada 16 Juli mendatang itu.
"Oh, ya. Tentu saja (yakin bisa melaju jauh). Dengan kerja keras dan juga kebersamaan. Kami mempunyai tim muda, yang bisa terus berlari, bisa bertahan dengan baik, mempunyai kecepatan," kata Jones yakin.
(cas/a2s)











































