Kabar buruk menerpa Miami Heat. Salah satu pemain andalannya, Chris Bosh, mesti absen di sisa kompetisi musim 2014-15 karena harus menjalani perawatan akibat penggumpalan darah di paru-parunya.
Forward berusia 30 tahun itu dirawat di sebuah rumah sakit di area Miami pada Kamis (19/2/2015) silam. Penyakit itu bisa membahayakan nyawa Bosh, yang mengeluhkan gangguan di dadanya selama beberapa hari.
"Chris Bosh akan melewatkan sisa musim 2014-15," bunyi keterangan resmi Heat yang dilansir Reuters. "Keadaan Chris baik-baik saja dan prognosisnya bagus."
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dukungan untuk Bosh tak hanya datang dari sesama Heat, namun juga mantan rekan setimnya LeBron James yang kini berseragam Cleveland Cavaliers.
"Aku berharap bisa berada di sisimu di momen seperti ini untuk menceritakan sebuah lelucon atau sesuatu yang bagus. Hanya untuk membuatmu lupa sejenak dengan apa yang sedang kau jalani!" kicau LeBron dalam akun Twitternya.
"Tapi aku tahu, kamu orang yang kuat dan akan kembali lebih kuat lagi baik di dalam maupaun di luar lapangan."
Penggumpalan darah pernah diderita sejumlah atlet kondang sebelumnya. Petenis putri rangking satu dunia Serena Williams pernah terserang penyakit serupa pada 2011 yang memaksanya absen selama beberapa bulan.
Sementara itu mantan pebasket NBA Jerome Kersey meninggal dunia di usia 52 tahun belum lama ini. Kersey mengalami penggumpalan darah yang berjalan dari betis kirinya ke paru-paru.
(rin/mrp)











































