Manajer Basket Putri, Augie Fantinus, Beberkan Cara Membangun Tim Basket Putri

Manajer Basket Putri, Augie Fantinus, Beberkan Cara Membangun Tim Basket Putri

Mercy Raya - Sport
Selasa, 16 Jun 2015 19:45 WIB
Manajer Basket Putri, Augie Fantinus, Beberkan Cara Membangun Tim Basket Putri
(ist.)
Jakarta - Tim nasional basket putri Indonesia sukses mengakhiri paceklik medali yang sudah berlangsung lama. Ada sentuhan unik yang dilakukan sang manajer tim, Augie Fantinus, kepada tim.

Timnas basket putri sempat tampil tak menjanjikan saat dikalahkan Malaysia pada pertandingan pertama SEA Games 2015 di Singapura. Tapi, Hanum Fasya dkk. justru mampu memetik kemenangan demi kemenangan di empat pertandingan berikutnya.

Di akhir pertandingan, tim basket putri sudah menggenggam perak. Peluang untuk meraih emas masih terbuka dengan Malaysia yang masih menyimpan laga dengan Vietnam. Tapi, Malaysia akhirnya menang dan Indonesia pun harus puas jadi runner-up.

Raihan perak itu sudah cukup membuat timasn putri menepuk dada. Mereka akhirnya sanggup mengulang prestasi terbaik timnas di tahun 1991 dengan meraih perak.

Apalagi, senada dengan cabang olahraga lain, basket putri juga menjalani persiapan tak ideal menyambut SEA Games. Mereka juga sama sekali tak dijagokan untuk bisa meraih medali. Ya, tim basket putri sudah paceklik medali sejak 1997.

Beruntung manajer tim, Augie Fantinus, tetap optimistis bisa meraih hasil terbaik. Pria yang lebih dikenal sebagai presenter itu membeberkan suka duka sejak didapuk sebagai manajer sampai hari terakhir di Singapura.

Berikut petikan wawancara detikSport dengan Augie.

Tanya (T): Bagaimana proses Augie bisa menjadi manajer timnas basket putri?

Jawab (J): Momen Augie ditunju jadi manajer itu pada Agustus 2014. Semua berawal dari kecintaan terhadap basket. Tapi, inilah pertama kalinya saya jadi manajer basket. Padahal saya tak punya klub, tidak juga jadi pelatih tim. Saya cuma mempunyai tekad yang kuat, amat kuat, membentuk tim yang kuat di SEA Games

T: Siapa yang menunjuk jadi manajer?

J: Waktu itu diawali meeting para pemilik klub. Dari sana disepakati mencari satu orang yang memang netral yang mau mengurusi basket. Ternyata muncul nama saya. Mungkin itu himkah candaan ke salah satu owner klub. "Aduh, enak ya kalau punya klub basket." Tiba-tiba ada pertanyaan ini ke saya, Augie mau nggak pegang timnas basket putri? Saya terima kepercayaan itu.

T: Apa langkah pertama setelah terpilih?

J: Menghitung anggaran. Baru kemudian mencari sponsor. Lantas mencari pelatih, pemain, sampai akhirnya, puji Tuhan, dapat perak, medali yangs udah 24 tahun tak juga kembali. Ini buah kerja keras tim. Hasil kebersamaan tim, karena kami selalu bersama. Walau banyak masalah, sempat ditinggal pelatih Amran dua bulan sebelum SEA games, tapi kami bangkit dan bisa berprestasi.

T: Mencari sponsor untuk olahraga kan tidak gampang. Pengalaman Anda seperti apa?
Β 
J: Tidak sulit kok. Mungkin karena hubungan Augie dengan orang-orang cukup baik. Mereka menunjuk saya karena saya netral dan tidak mempunyai klub, tidak membela kepada satu pihak.

T: Terobosan seperti apa yang dibangun Augie untuk membuat timnas basket putri kali ini menjadi berbeda?

J: Augie membangun konsep dan logo baru supaya timnas basket putri lebih di kenal. Ada enam hal di jersey timnas putri yang pertama pride, confidence, fun, team work, hard work, dan trust.

T: Itu langkah membangun ke dalam tim, untuk keluarnya seperti apa?

J: Supaya timnas putri dikenal publik, saya juga sering ajak mereka syuting. Ke dalam juga berimbas untuk meningkatkan kepercayaan diri anak-anak. Saya lihat anak-anak ini mempunyai kecenderungan secara olahraga bagus tapi di mental tidak bagus. Waktu menghadapi Malaysia pada pertandingan pertama, situasi itu sangat mencolok. Saat kuarter pertama kalah, mental anak-anak down. Pada kuarter kedua mental mereka mulai naik. Jadi ada efeknya syuting itu.

T: Ajang promosi timnas itu termasuk memanfaatkan radio tempat bekerja?

J: Pas lagi dapat kerja di Indika. Itu salah satu media untuk timnas basket putri. Tapi, waktu itu ada jadi bintang tamu NetTV, kan saya kerja juga di entertainment. Jadi, ada untungnya juga kerja di sini. Ini prestasi luar biasa untuk basket Indonesia. Kebetulan saya kerja di entertainment jadi ngapain ditutup-tutupin. Sekarang basket kita perak lho.

T: Bukan rahasia lagi kalau mengurusi olahraga nasional juga harus siap nombok. Bagaimana dengan Anda?

J: Sebagai manajer pastilah keluar duit. Tapi, bagaimana mengatur uang yang ada. Kami menerima dukungan apa pun kok dari siapa saja. Soal apakah besar atau kecil tekornya, jawabannya bandingkan dengan prestasi kali ini. Semua seolah terbayar lunas.

T: Berarti sudah siap sejak awal, ya?

J Kalau terus-menerus melihat pemerintah seperti ini, duitnya tidak ada, ya sudah tidak akan ada prestasi. Intinya selama melakukan segala sesuatu dengan hati tulus untuk Indonesia, tidak mempunyai kepentingan pribadi pasti berprestasi. Sebaliknya, kalau mengutamakan kepentingan, pribadi jangan harap bisa berprestasi.

T: Jadi ini sebagai sebuah pembuktian?

J: Banget, terutama basket putri selama ini mereka dianggap sebelah mata. Dengan kejadian ini membuktikan kalau kita bisa berprestasi gila. Kita bisa mengalahkan tim-tim kuat. Ke depannya medali emas bukan hal mustahil.

T: Setelah ini akan tetap menjabat sebagai manajer tim basket putri?

J: Cinta basket tidak akan buat ketagihan. Istri lagi hamil delapan bulan eh malah jadinya sering ditinggal. Istri sangat mendukung, tapi tugas Augie sebagai manajer cuma di SEA Games. Setelah ini saya kembali ke istri, fokus sama kerjaan lainnya. Kalau basket saya akan support terus dlm berbagai hal.

T: Kalau ada tawaran lagi?

J: Nggak mau mikir dulu, mau fokus ke istri dulu karena bukan Agustus akan lahiran.

T: Ada pesan-pesan setelah semua dijalani dengan hasil yang sip?

J: Saya mengucapkan thanks to pelatih, suporter, pemain semuanya atas semangat dan kerjasamanya. Jangan menyerah dengan underestimate orang, buktikanlah dengan prestasi. Karena dengan prestasi kita dihargai orang.



(mcy/roz)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads