Pertandingan tersebut akan digelar di Britama Arena Mahaka Square Kelapa Gading, Jakarta, pada Sabtu (18/2/2017). Di atas kertas Pelita Jaya lebih diunggulkan.
Dalam enam pertandingan yang sudah mereka jalani, Pelita Jaya menang tiga kali dan kalah tiga kali. Sementara itu, NSH memetik dua kemenangan dan empat kali kalah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tak ada lawan mudah. Apalagi NSH sudah membuktikan diri mampu kalahkan Aspac," kata pelatih Pelita Jaya, Johannis Winar, dalam rilis yang diterima detikSport.
Menurut Winar, kekuatan utama NSH terletak pada point guard asingnya, Gerry Jacobs Jr. Untuk itu, timnya akan bekerja keras untuk menjaganya.
"Selama kita mampu bermain sebagai satu tim, saya yakin hasilnya akan bagus," ujarnya.
Sementara itu, pelatih NSH, Mayckel Ferdinandus, mengakui permainan Jacobs sudah makin dikenal lawan. Karena itu, dia akan berusaha keras menempa pemain lokalnya agar semakin meningkat.
"Melawan siapapun sebenarnya Jacobs pasti akan dijaga karena lawan sudah mengetahui gaya bermainnya. Sementara selama ini anak-anak kurang percaya diri dan terlalu bergantung pada pemain asing. Makanya kami akan mengupayakan untuk menempa pemain lokalnya," katanya.
"Pelita Jaya adalah tim papan atas dan tangguh, kami hanya tim papan bawah. Sedangkan kemenangan dari Aspac adalah pemberian Tuhan. Semoga kali ini Tuhan juga memberi kami kemenangan," kata Mayckel.
(mcy/mfi)











































