DetikSport
Senin 27 Maret 2017, 18:15 WIB

Kecanduan Gula Pernah Bikin Dwight Howard Alami Gangguan Saraf

Muhamad Reza Sulaiman - detikSport
Kecanduan Gula Pernah Bikin Dwight Howard Alami Gangguan Saraf Foto: Ronald Martinez/Getty Images
Jakarta - Center Atlanta Hawks, Dwight Howard, pernah kecanduan gula. Pemain 31 tahun itu sampai terkena gangguan saraf.

Periode awal Howard di LA Lakers pada tahun 2012 kurang oke. Waktu itu, Howard yang baru berusia 27 tahun tak bisa memberikan kontribusi signifikan. Performanya disebut mirip pensiunan pemain basket dan serupa patung.

Padahal, dia tampil impresif bersama klub sebelumnya, Orlando Magic. Howard menjadi salah satu center yang disegani waktu itu. Sebelum pindah ke LA Lakers dia memang sempat menjalani operasi hernia.

Dr Cate Shanahan, ahli nutrisi LA Lakers, menyebut Howard sulit menangkap operan bola dan malas berlari, meskipun tak kelebihan berat badan. Tapi rupanya bukan persoalan operasi hernia yang membuat penampilan Howard menurun.

Di musim dingin 2013, Shanahan yang berpengalaman selama 20 tahun di bidang nutrisi mengontak Howard lewat telepon. Dia mengatakan kalau Howard mengalami disestesia, yakni suatu sensasi abnormal pada saraf yang terjadi akibat kelebihan gula. Howard mengaku mengalami sensasi kesemutan di kaki dan jarinya. Penyebabnya, pemain yang kini berkostum Atlanta Hawks itu ngemil cokelat sampai 24 batang setiap hari.

"Ia memakan cokelat merek apa saja. Skittles, Starbursts, Rolos, Snickers, Mars bars, Twizzlers, Almond Joys, Kit Kats semua merek yang ada ia makan. Ia makan cokelat sebelum dan sesudah makan siang, sebelum dan sesudah latihan juga sebelum dan sesudah makan malam," tutur Shanahan seperti dikutip ESPN.

Demi memperbaiki performanya, Howard pun harus mengatasi kecanduan gula tersebut. Ia pun mengosongkan rumahnya dari seluruh makanan manis yang ada. Shanahan hanya membolehkan satu makanan manis untuk konsumsi Howard, yakni sandwich selai kacang organik yang rendah gula.

Prof Laura Schmidt dari University of California, San Francisco School of Medicine, mengungkap metode Shanahan yang membuat Howard membuang semua cokelatnya patut diacungi jempol. Meski begitu, efek konsumsi gula berlebih yang dialami Howard tidak mungkin hilang begitu saja.

"24 batang cokelat dalam satu hari merupakan angka yang fantastis. Kalori yang masuk ke tubuh diperkirakan sekitar 5.500 kalori per hari. Tentu saja ini tidak baik bagi tubuh," tutur Schmidt, dikutip dari Huffington Post.

Dengan persentase pengidap obesitas yang semakin tinggi, konsumsi gula berlebih merupakan salah satu masalah kesehatan yang menjadi sorotan dunia saat ini. Prof Schmidt pun meminta masyarakat untuk lebih bijaksana dalam mengonsumsi gula, maksimal 100 kalori untuk wanita dan 150 kalori bagi pria.

"Efek buruk konsumsi gula berlebih sangat banyak, mulai dari perlemakan hati, resistensi insulin yang bisa berlanjut ke diabetes hingga penyakit kardiovaskular dan metabolik lainnya," papar Schimidt.


(fem/mrp)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed