Pelita Jaya sudah memenangi game pertama final IBL lawan Satria Muda di Gor C-tra Arena. Gim kedua menanti untuk dijalani di Britama Arena, Jakarta, Sabtu (6/5/2017) besok.
"Persiapannya sih sejauh ini tetap latihan, nonton video juga yang final kemarin. Soalnya kami juga mendapat waktu istirahat yang sedikit jadi mencoba maksimalkan yang ada," kata center Pelita Jaya Adhi Pratama Prasetyo Putra lewat sambungan telepon kepada detikSport, Jumat (5/5).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelita Jaya kandas di final IBL 2016 lalu, kendatipun sempat unggul berkat kemenangan di game pertama atas CLS Knights Surabaya. Pelita Jaya kalah setelah tunduk di game kedua dan ketiga.
Pelita Jaya sudah belajar dari kekalahan tersebut. Adhi mengungkap betapa pelatihnya, Johannis Winar, terus memberi motivasi buat tim.
"Ya, masalahnya kan di final kan pasti presure-nya tinggi dan games lebih ketat. Kalau final kan sudah main mental, kalau yang lain sudah tidak pengaruh," ujar Adhi.
"Jadi mungkin kita tidak ingin seperti tahun lalu, sudah menang sekali, lalu gim kedua dan ketiga mentalnya justru habis. Nah, ini mau tak mau kita harus me-maintenance mentalnya.
"Ya, untungnya kami punya pelatih yang bagus seperti coach Ito (Fictor Gideon Roring) dan Ahang, kami ngobrol segala macam, dan memberi masukan yang bagus. Alhamdulillah dari sana saja mental kita sudah pasti naik," sebutnya.
(mcy/krs)











































