Melakoni gim ketiga final IBL 2017 di Britama Arena, Minggu (7/5/2017) malam WIB, Satria Muda memang kesulitan mendapatkan kesempatan untuk bisa memimpin atas Pelita Jaya. Mereka sudah tertinggal sejak kuarter pertama dan kesusahan mendapatkan momentum.
Saat quarter pertama dimulai, Pelita Jaya langsung tancap gas dengan mengungguli Satria Muda dengan skor 18-13. Di kuarter dua, Pelita Jaya sukses mempertahankan dominasinya dengan memperlebar selisih poin menjadi 36-26.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gagal membawa timnya juara, pelatih kepala Satria Muda Youbel Sondakh mengakui timnya kesulitan. Meski demikian dia tetap bangga karena pemainnya tak berhenti berjuang sampai akhir.
"Hari ini berat banget mendapatkan momentum. Kami hanya dapat sedikit di kuarter empat. Tapi skor terlalu jauh. Para pemain juga sulit mengatasi zone defence lawan," kata Youbel usai pertandingan.
"Ya, kami seharusnya bisa lebih bagus lagi. Tapi meski kalah saya tetap bangga karena pemain tidak berhenti berjuang. Pelita Jaya memang bermain lebih bagus, mereka kontrol permainan dengan bagus."
"Kalah ini biasa, kemenangan yang tertunda. Kami akan mempersiapkan lagi untuk tahun berikut," tuntasnya. (mcy/raw)











































