DetikSport
Selasa 09 Mei 2017, 16:55 WIB

Musim 2017 Usai, Operator IBL Berfokus Rancang Kompetisi Tahun Depan

Mercy Raya - detikSport
Musim 2017 Usai, Operator IBL Berfokus Rancang Kompetisi Tahun Depan IBL 2017 usai digelar. Foto: IBL
Jakarta - Berkaca dari 2017, operator Indonesian Basketball League (IBL) akan lebih dini menggeber persiapan. Direktur Liga Hasan Gozali mempertimbangkan Asian Games 2018.

Hasan optimistis IBL bakal tetap bergulir musim depan. Agar tak berbenturan dengan Indonesia sebagai tuan rumah Asian Games 2018, IBL berpotensi dihelat lebih dini.

IBL musim ini dilaksanakan mulai 20 Januari dan berakhir 7 Mei. Para peserta dibagi menjadi dua divisi putih dan merah. Masing-masing kontestan satu divisi menjalani kompetisi penuh dan berjumpa satu kali pertandingan dengan divisi lain.

Selain itu, tak ada preseason dari ajang itu. Klub-klub menjalani pemanasan lewat turnamen yang digulirkan federasi, Perbasi Cup.

Agar musim depan IBL bisa menyuguhkan pertandingan lebih banyak dan tetap menggelar pramusim, operator IBL pun memikirkan kompetisi jauh-jauh hari.

"Kami sedang menyusun timeline tapi paling lambat awal Januari sudah rolling," kata Hasan dalam perbincangan dengan detikSport pada Selasa (9/5/2017).

"Kemarin kan bergulir akhir Januari selesai awal Mei. Kemungkinan musim depan bisa maju Desember. Memang belum fixed. Tapi paling lambat awal Januari sudah running, karena bulan puasa sudah naik lagi dan akan ada Asian Games 2018 juga. Jadi kami dituntut untuk beres sebelum itu," ujar dia kemudian.

Dia pun berharap IBL musim depan timnya bisa menyiapkan IBL season nanti dengan seefektive mungkin.

"Ke depan kami bisa menyiapkan off season ini dengan seefektif mungkin. Ada beberapa program yang akan kami jalankan supaya semoga season mau mulai kami sudah benar-benar siap lah," tuntasnya.



(mcy/fem)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed