DetikSport
Selasa 09 Mei 2017, 17:35 WIB

Pertahankan Sistem Pertandingan, IBL Cari Tim Ke-12

Mercy Raya - detikSport
Pertahankan Sistem Pertandingan, IBL Cari Tim Ke-12 IBL berencana mempertahankan penggunaan pemain asing pada liga musim depan. Foto: IBL
Jakarta - Indonesian Basketball League 2018 tak akan mengalami perubahan sistem pertandingan. Operator mencari satu kontestan baru agar IBL diramaikan 12 tim.

IBL musim 2017 mengenalkan sistem baru. Sebanyak 11 tim kontestan dibagi menjadi dua grup: Divisi Merah dan Divisi Putih. Masing-masing tim menjalani sistem kompetisi penuh sesama grup dan roundrobin dengan tim sebelah.

Juara grup lolos otomatis ke babak semifinal. Sementara tiket lolos runner-up diperebutkan oleh tim peringkat kedua dan ketiga grup lewat playoff. Di babak semifinal dan final juga dihelat dengan home dan away dengan sistem best of three.

Selain itu, operator juga memberikan kebebasan tim-tim kontestan untuk merekrut pemain asing atau menggunakan pemain naturalisasi. Kebutuhan pemain asing disediakan oleh operator lewat agen mereka.

Sistem itu diyakini mampu mengubah wajah IBL yang sebelumnya bergulir dengan kompetisi penuh dan tanpa pembagian grup. Selain itu, sempat muncul penggunaan pemain naturalisasi.

"Kalau sistem sejatinya bakal sama karena melihat inovasi yang kami terapkan kemarin bisa diserap dan diterima. Jadi akan tetap kami jalankan semua itu, home away, divisinya juga tidak akan berubah, yaitu Divisi Merah dan Divisi Putih," kata Hasan Gozali, direktur liga, dalam perbincangan dengan detikSport pada Selasa (9/5/2017).

"Sampai saat ini kami sih sedang mencari tim ke-12 untuk berpartisipasi di IBL musim depan. Nanti kalau sudah dapat akan dialokasikan ke Divisi Merah, sebagai tim keenamnya. Supaya sama dan imbang," ujarnya.

Begitu pula untuk pemain asing. Menurut Hasan rencananya draft list pemain asing akan diulang kembali. Jadi pemain asing yang kemarin dibeli oleh tim belum tentu digunakan lagi musim depan. Sebab, akan ada pembelanjaan ulang untuk pemain asing.

"Ya, akan diulang lagi. Tapi sistemnya akan kami pertegas lagi karena kami kemarin menemukan beberapa celah yang bisa dimanipulasi tim. Jadi akan kami pertegas lagi sehingga tidak ada celah dan semua fair. Termasuk masalah Brandon Jawato (pemain Pelita Jaya) dan Ebrahim Enguio Lopez (Biboy, pemain Aspac) akan kami pertegas lagi," katanya.

"Kemarin kan kasusnya lebih kepada pemain naturalisasi karena tidak semua tim punya pemain naturalisasi. Kalau misalnya satu tim punya dua pemain naturalisasi, dan tambah dua pemain asing jadinya tidak imbang.

"Tapi kami akan pertimbangkan pemain-pemain yang berketurunan Indonesia seperti Brandon dan Biboy. Mungkin akan kami hitung lokal. Tapi itu akan kami bereskan juga peraturan pelaksanaannya, dan statusnya. Jadi itu salah satu agenda yang akan kami bereskan karena sampai sekarang belum ada kejelasan itu dari klub," ungkap dia.

Bagaimana dengan siaran televisi?

"Bicara jumlah game tentu bicara budget. Artinya, dengan semakin banyaknya game yang dipertandingkan otomatis harus banyak pula biaya yang disiapkan. Selain itu bagaimaana soal efisiennya dalam penyelenggaraannya," ucap dia.

"Kami melihat terlalu banyak game pun tidak efektif. Mungkin kami coba menambah. Tapi kami coba kalkulasikan dulu apakah tetap atau menambah sedikit. Tapi kalau untuk kembali ke 33 game per tim itu sudah pasti tidak mungkin. Lebih dari 15 bisa. Kemungkinan maksimal 20 game. Tapi nanti kami pikirkan sistemnya seperti apa," imbuhnya.



(mcy/fem)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed
  • 'Ducati Sudah Kompetitif di Segala Kondisi'

    DETIKSPORT | Kamis 29 Juni 2017, 08:25 WIB Ducati menunjukkan penampilan yang bagus dalam tiga balapan terakhir. Pabrikan asal Italia itu dinilai sudah kompetitif di segala kondisi.
  • Jelang Wimbledon

    Djokovic Mencari Konsistensi

    DETIKSPORT | Rabu 28 Juni 2017, 15:31 WIB Novak Djokovic serius menjalani turnamen pemanasan menjelang Wimbledon. Mantan petenis nomor satu dunia itu butuh mencapai level konsistensi seperti tahun lalu.
  • Pembelaan untuk Vettel

    DETIKSPORT | Selasa 27 Juni 2017, 19:18 WIB Pebalap Ferrari Sebastian Vettel dihujani kritik akibat insiden yang dilakukannya terhadap Lewis Hamilton di Baku. Tapi Jacques Villenueve membela aksi Vettel.
  • Positif-Negatif dari Balapan Assen di Mata Honda

    DETIKSPORT | Selasa 27 Juni 2017, 17:37 WIB Sukses Marc Marquez tidak diikuti oleh rekan setimnya Dani Pedrosa di Assen, Belanda. Balapan pun berakhir manis tapi juga sekaligus pahit bagi Repsol Honda.
  • Russell Westbrook Sabet Gelar MVP 2016-17

    DETIKSPORT | Selasa 27 Juni 2017, 11:42 WIB Pemain bintang Oklahoma City Thunder Russell Westbrook terpilih sebagai MVP (Most Valuable Player) NBA 2016-17, usai menjalani musim yang berserjarah.
  • Ricciardo Komentari Insiden Vettel-Hamilton

    DETIKSPORT | Selasa 27 Juni 2017, 08:16 WIB Daniel Ricciardo mengomentari insiden Sebastian Vettel dan Lewis Hamilton. Eks rekan setim Ricciardo itu disebut terkadang tak berpikir sebelum bertindak.
  • 'Aksi Tabrak Vettel Susah Dipahami'

    DETIKSPORT | Selasa 27 Juni 2017, 03:37 WIB Sebastian Vettel melakukan aksi menyenggol Lewis Hamilton di GP Azerbaijan. Aksi itu susah untuk dimengerti oleh Niki Lauda.
  • F2

    Sean Tak Menyerah Kejar Poin Pertama

    DETIKSPORT | Senin 26 Juni 2017, 17:40 WIB Pebalap tim Pertamina Arden Sean Gelael masih belum sanggup 'pecah telur' setelah menjalani balapan F2 Azerbaijan. Meski demikian, Sean tak akan menyerah.
  • Di Sachsenring, Waktunya Marquez Kembali Juara

    DETIKSPORT | Senin 26 Juni 2017, 15:37 WIB Setelah naik podium di Belanda, juara bertahan Marc Marquez bertekad kembali ke jalur kemenangan. Rider Repsol Honda itu membidik seri Jerman, akhir pekan ini.
  • Saat Zarco Senggol Rossi Lagi di Assen

    DETIKSPORT | Senin 26 Juni 2017, 13:04 WIB Rider Tech3 Johann Zarco bukan hanya gagal memaksimalkan start terdepan di Assen. Zarco juga kembali terlibat dalam insiden dengan Valentino Rossi.
  • Foto Sport

    Pesta Valentino Rossi di Sirkuit Assen

    DETIKSPORT | Senin 26 Juni 2017, 11:23 WIB Valentino Rossi memenangi duel seru dengan Danilo Petrucci untuk menjuarai MotoGP Belanda. The Doctor pun menggelar pesta di Sirkuit Assen.
  • Johann Zarco: From Hero to Zero

    DETIKSPORT | Senin 26 Juni 2017, 07:26 WIB Rider Yamaha Tech3, Johann Zarco, harus menelan kekecewaan di MotoGP Belanda. Mimpi untuk meraih podium lagi gagal menjadi kenyataan.
  • Hamilton Sebut 'Aksi Seruduk' Vettel Memalukan

    DETIKSPORT | Senin 26 Juni 2017, 02:35 WIB Pebalap Mercedes GP, Lewis Hamilton, sebal betul dengan Sebastian Vettel. Vettel disebutnya memalukan terkait insiden tabrakan di antara keduanya.
  • Raihan Podium Marquez Sesuai Target Honda

    DETIKSPORT | Senin 26 Juni 2017, 01:22 WIB Rider Honda, Marc Marquez, cukup puas dengan raihan posisi ketiga di MotoGP Belanda. Baby Allien menyebutnya sudah sesuai target.
  • Ricciardo Menangi Balapan di Baku

    DETIKSPORT | Minggu 25 Juni 2017, 22:27 WIB Driver Red Bull, Daniel Ricciardo, menjadi pemenang balapan di GP Azerbaijan. Dia diuntungkan insiden antara Lewis Hamilton dengan Sebastian Vettel.
  • Setelah Setahun, Rossi Akhirnya Menang Lagi

    DETIKSPORT | Minggu 25 Juni 2017, 20:07 WIB Valentino Rossi girang bukan kepalang setelah menjuarai MotoGP Belanda. Hasil positif ini turut mengakhiri penantian panjang Rossi akan kemenangan.
  • MotoGP Belanda

    Rossi Menangi Balapan Seru di Assen

    DETIKSPORT | Minggu 25 Juni 2017, 19:15 WIB Rider Yamaha Valentino Rossi meraih kemenangan pertamanya di musim ini usai menjuarai MotoGP Belanda. Rossi mengalahkan Danilo Petrucci lewat duel menegangkan.
  • Hasil Balapan MotoGP Belanda

    DETIKSPORT | Minggu 25 Juni 2017, 19:00 WIB Balapan seru tersaji di sepanjang MotoGP Belanda. Rider Yamaha Valentino Rossi berhasil keluar sebagai pemenang setelah berduel sengit dengan Danilo Petrucci.
  • Praveen/Debby Kalah karena Kurang Sabar

    DETIKSPORT | Minggu 25 Juni 2017, 17:38 WIB Ganda campuran Praveen Jordan/Debby Susanto harus puas dengan titel runner-up di Australia Terbuka Super Series. Kekalahan itu diakui karena kurang sabar.
  • Australia Terbuka Super Series

    Praveen/Debby Gagal Persembahkan Gelar Juara

    DETIKSPORT | Minggu 25 Juni 2017, 16:07 WIB Tepat di Hari Lebaran, Praveen Jordan/Debby Susanto dipaksa menelan pil pahit. Praveen/Debby gagal meraih gelar juara usai kalah dari pasangan China.
  • Australia Terbuka Super Series

    Hendra/Tan Gagal Juara, Jepang Rebut Tiga Gelar

    DETIKSPORT | Minggu 25 Juni 2017, 14:25 WIB Hendra Setiawan/Tan Boon Heong gagal meraih gelar juara setelah dikalahkan Takeshi Kamura/Keigo Sonoda. Hasil tersebut turut menandai dominasi Jepang.