Kalila & SM Britama Tumbang

IBL 2005 Seri 7

Kalila & SM Britama Tumbang

- Sport
Sabtu, 14 Mei 2005 23:17 WIB
Jakarta - Pada pertandingan kedua hari kedua seri VII, Sabtu (14/5/2005) terjadi pertandingan yang ketat antara tim asal Bandung, Panasia Garuda dan tim tuan rumah Kalila. GOR Soemantri Brodjonegoro yang dipenuhi oleh pendukung fanatik Kalila membuat suasana di lapangan kian memanas.Kalila sempat memimpin 33-28 hingga kuarter ketiga, namun di 4 menit kuarter keempat akan berakhir, Panasia Garuda bangkit dan bahkan menyudahi pertandingan dengan skor tipis 41-38. Yanto Sudiarto bermain sangat prima dan menjadi top skor Panasia Garuda dengan 15 poin, 5 rebound dan 1 assist. Sementara di pihak Kalila, Ponco Ariwibowo menjadi pengumpul angka terbanyak yaitu dengan 13 poin.Zainul Hilal, asisten manager Kalila yang menargekan meraih dua kemenangan di seri ke-7 ini mengaku sangat kecewa. "Free throw anak-anak malam ini jelek sekali, dan permainan sudah lepas kendali sehingga mereka tidak mengindahkan lagi instruksi pelatih yang diberikan. Terlihat banyak pemain yang tidak siap untuk bertanding malam ini sehingga pelatih tidak berani memasang mereka walaupun sewaktu latihan penampilan mereka bagus", ungkap Zainul.Sementara asisten pelatih Panasia Garuda, Heru Juharso mengatakan bahwa ia secara permainan tidak puas walaupun akhirnya meraih kemenangan. "Menjelang pertandingan Seri 7 ini, ada beberapa pemain kami yang sakit. Hal ini membuat kondisi mental pemain kami tidak bagus, apalagi mereka bermain di kandang lawan. Anak-anak bermain tidak lepas," ujarnya.Sementara itu pada pertandingan terakhir malam ini antara Satria Muda Britama melawan CLS Good Day berlangsung lebih seru dan menegangkan. Di kuarter pertama Satria Muda Britama menunjukkan keperkasaannya dengan unggul 17-8. Starter yang dipasang oleh kepala pelatih, Fictor Roring adalah Bugi Setiawan, Wellyanson Situmorang, Gagan Rahmat, Wendha Wijaya dan Agung Sunarko mampu mengimbangi perlawanan CLS Good Day yang memasang starter Joulius, Charly Affandi, Erwin Triono, Ronny Gunawan dan Agustinus Indrajaya.Memasuki kuarter kedua, CLS Good Day memberikan perlawanan berarti dan mencoba menyusul ketinggalannya. Charly Affandi menyumbang poin tertinggi yaitu 7 dari 14 poin yang berhasil diraih oleh CLS Good Day. Sementara di kubu Satria Muda Britama Amin Prihantono dan Wendha Wijaya mencetak angka sama di kuarter ini yaitu 7.Pertandingan menegang di kuarter ketiga setelah CLS Good Day dengan sekuat tenaga mengejar ketinggalan hingga hanya tertinggal dua angka 42-40. Hingga kuarter keempat, aksi kejar mengejar poin terus terjadi. Akhirnya CLS Good Day mampu menambah 12 poin sedangkan Satria Muda Britama hanya mengumpulkan 10 hingga kedudukan imbang 52-52 dan terjadi perpanjangan waktu selama 5 menit.Pada perpanjangan waktu selama 5 menit ini, mental pemain CLS Good Day sudah lebih percaya diri. Hal ini cukup menyulitkan pemain Satria Muda Britama yang juga bermain dibawah tekanan penonton. Selama perpanjangan waktu, CLS Good Day mencetak delapan angka sedangkan pemain Satria Muda Britama tidak menambah poin sama sekali. Kedudukan akhir 55-63 untuk CLS Good Day. (lom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads