Fictor mengatakan, setiap pebasket yang berpaspor Indonesia dan memang punya skill mumpuni berkesempatan untuk masuk timnas. Dia ingin memastikan semua pebasket memiliki kesempatan yang sama, sekalipun tidak turun di kompetisi Indonesian Basketball Legue (IBL) musim mendatang.
Badan Tim Nasional (BTN) bersama-sama Perbasi telah menunjuk Fictor sebagai pelatih timnas basket untuk Asian Games 2018. Meski belum diumumkan secara resmi dan Surat Keputusan (SK) belum diterbitkan, Fictor antusias menghadapi tugas ini, termasuk dalam pemilihan pemain yang akan mengisi skuat timnas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Masalah dia bermain di liga lain saya tidak ada masalah. Tidak ada perbedaaan IBL atau ABL (ASEAN Basketball League)," kata dia menambahkan.
Fictor juga membuka peluang bagi pemain-pemain naturalisasi seperti Ibrahim Enguio Lopez dan Jamarr Andre Johnson. "Selama pemain ini memiliki paspor Indonesia pasti akan saya dipanggil," Fictor menegaskan.
Bahkan Fictor mengatakan para pemain eks SEA Games 2017 Malaysia sudah memiliki 'tiket' untuk mengisi skuat timnas. Meski begitu, rencana untuk pemanggilan mereka masih akan menunggu keputusan lebih lanjut.
"Kami akan bertemu Perbasi dulu untuk membahas rencana-rencana pelatnas yang sudah kami rapatkan dengan manajemen karena ini berkaitan dengan pelatnasnya juga," ujarnya.
(mcy/mfi)











































