detiksport
Follow detikSport
Kamis, 17 Mei 2018 15:25 WIB

Karena Ranie Palma Sadar Basket Belum Bisa Jadi Profesi

Femi Diah - detikSport
Rabie Palma juga tengah kuliah di jurusan desain interior Universitas Trisakti.   (Grandyos Zafna/detikSport) Rabie Palma juga tengah kuliah di jurusan desain interior Universitas Trisakti. (Grandyos Zafna/detikSport)
Jakarta - Ranie Palma menyadari karier sebagai atlet basket belum bisa menjadi profesi yang dianggap serius. Dia pun berupaya habis-habisan untuk melakukan apapun di usia emas.

Saat ini, Ranie menjadi bagian Timnas basket 3x3 putri. Ranie juga tergabung dengan klub basket Merpati bali.

Dari pengalamannya, basket memang telah mengantarkan Ranie menjadi salah satu di jajaran elite pebasket nasional. Malah, berkat kombinasi prestasi-prestasi di basket dan talentanya, dia terpilih sebagai Miss DKI Jakarta dan Miss Lifestyle pada 2016.

Tapi, Ranie menyadari dia tak bisa selamanya di basket. Status pemain basket profesional masih semu.

Baca Juga: Ranie Palma Garang di Lapangan, Manis di Depan Kamera

"Jujur, aku nggak pernah play for money. Dikasih berapapun syukur. I do it for love. Untuk profesi, aku rasa basket putri belum bisa. Kecuali, aku latihan seperti sekarang dan dilirik sebuah tim WNBA. Kalau menjadi salah satu pemain di WNBA itu baru bisa hidup dari basket," kata Ranie dalam wawancara One on One dengan detikSport.




"Kalau sekarang, bisa jadi, salary pemain cowok sama cewek saja jauh. Gaji pemain perempuan di basket kayaknya belum cukup untuk membiayai anak sekolah tinggi. Kecuali sponsor dan endorse," ujar dia.

Tapi, justru karena basket belum bisa dijadikan profesi itulah Ranie memaksimalkan periode yang dijalani. Di sisi lain, dia juga menyiapkan pendidikan untuk masa depannya.

Baca Juga: Ranie Palma Optimistis Basket 3x3 Putri Raih Medali di Asian Games

"Makanya, aku harus maksimal di basket. Aku neggak boleh setengah-setengah biar aku puas disini. Selain itu, aku kuliah di desain interior. Karena, aku suka menggambar dan tidak menganggu basket. Selama aku masih bisa basket, aku akan basket. kalau nanti sudah cukup, aku akan pindah ke level yang lain," dia menegaskan.

"Bukan berarti aku takut jadi atlet, bukan. Jangan takut jadi atlet. Faktanya, dari atlet ini aku bisa kuliah, masih bisa ikut ajang kecantikan, dan memiliki jaringan yang luas," ujar dia.


(fem/rin)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed