DetikSport
Rabu 15 Agustus 2018, 22:40 WIB

Dua Korea Bersatu di Basket Putri, Pelatih: Kami Masih Satu Keluarga

Mercy Raya - detikSport
Dua Korea Bersatu di Basket Putri, Pelatih: Kami Masih Satu Keluarga Tim basket putri Korea Bersatu. (Foto: Anthony Wallace/AFP Photo)
Jakarta - Berstatus sebagai juara bertahan Asian Games, Korea Selatan mau berbagi partisipasi di cabang bola basket putri bersama Korea Utara. Apa alasan mereka?

Komite Olimpiade Korea Selatan dan Komite Olimpiade Korea Utara memutuskan untuk bergabung di dua cabang olahraga di Asian Games 2018. Selain cabang dayung, mereka juga turun bersama di cabang basket putri 5x5 yang mulai bergulir Rabu (15/8/2018).

Di laga pertama mereka melawan Indonesia di Hall A Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Korea Bersatu sukses menumbangkan tuan rumah dengan skor telak 108-40. Tidak bisa dipungkiri Indonesia kalah kelas dari Korea Bersatu.

"Komentar saya tidak banyak untuk pertandingan tadi. Tapi seperti yang kita lihat tim Indonesia ini agak lemah. Jadi kami anggap ini sebagai latihan," kata pelatih Unified Korea, Lee Moonkyu, usai pertandingan. "Pasalnya, persaingan ke depan kami akan menghadapi lawan yang lebih kuat seperti Hong Kong, Jepang, Taiwan."


"Memang untuk persiapan tidak banyak waktu yang kami miliki. Mungkin kalau waktunya lebih banyak perfoma kami akan jauh lebih baik. Walau begitu kami tetap menargetkan medali emas untuk Asian Games ini. Yang lainnya tidak ada," sambung Lee.

Lee juga membeberkan alasan dirinya mau menggabungkan timnya dengan Korea Utara. Menurutnya, tidak ada alasan khusus selain dia menganggap mereka masih satu keluarga.

"Kami masih satu negara, satu keluarga, makanya kami mau untuk bersama di Asian Games ini," ujarnya.


(mcy/rin)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed