detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Selasa, 22 Jan 2019 20:41 WIB

ABL 2018/2019

Sudah Empat Kemenangan Beruntun, CLS Knights Ingin Lebih

Mohammad Resha Pratama - detikSport
CLS Knights Indonesia raih kemenangan keempat beruntun di ABL 2019 (dok.CLS Knights) CLS Knights Indonesia raih kemenangan keempat beruntun di ABL 2019 (dok.CLS Knights)
Surabaya - BTN CLS Knights Indonesia tak puas hanya dengan empat kemenangan beruntun di ASEAN Basketball League (ABL) 2018/2019. CLS ingin terus menang.

CLS baru saja mengalahkan Singapore Slingers di GOR Kertajaya akhir pekan kemarin dengan skor 89-74, Bagi CLS ini adalah kemenangan keempat beruntun mereka setelah sebelumnya mengalahkan Mono Vampire, Macau Black Bears, dan Formosa Dreamers.

Jika ditotal dari enam laga terakhirnya, CLS menang lima kali dan kalah sekali. Ini merupakan peningkatan performa dari tim asal Surabaya itu setelah melakoni start buruk. Pasalnya CLS sempat hanya dua kali dan enam kali dari delapan gim awal.

Mereka pun kesulitan untuk bersaing dengan tim-tim yang secara kualitas tidak berbeda jauh. Maka dari itu, CLS ingin memanfaatkan momentum bagus ini agar bisa terus meraih kemenangan di tujuh pertandingan sisa.




Saya justru melihat mereka bisa lebih bak lagi dari hasil kemarin. Kebangkitan kami memang salah satunya berkat masuknya sponsor bank BTN dan hadirnya Douglas Herring Jr serta Darryl Watkins. Doug membuat semua pemain sekitarnya terlihat bagus," ujar Managing Partner CLS, Christopher Tanuwidjaja, dalam rilis yang diterima detikSport.

"Terbukti dari meningkatnya produktifitas semua pemain termasuk pemain lokal seperti Brandon Jawato, Wong Wei Long, Sandy, Firman, Arif Hidayat. Watkins juga demikian, secara perlahan ia mulai berada dalam fisik yang semakin meningkat dan keduanya tipe pemain yang smart dan mudah beradaptasi dengan sistem yang diterapkan oleh coach Brian," sambungnya.

CLS kini masih berada di posisi kedelapan klasemen yang merupakan batas akhir zona playoff. Mereka memang unggul jauh dari Mono Vampire yang baru mengoleksi dua kemenangan dan Wolf Warriors dengan satu kemenangan.

Meski demikian, CLS ingin menang terus agar memperbaiki posisinya di klasemen dan mendapat keuntungan di fase playoff bulan April. Untungnya CLS akan melakoni enam dari tujuh pertandingan sisanya di kandang sendiri.




Maka seluruh pemain diminta fokus menjaga performa dan terus bekerja keras. Namun, tak dapat dipungkiri masuknya sponsor baru dan pergantian dua pemain asing anyar, uga menjadi salah satu faktor pemicu kebangkitan performa CLS.

"Sebenarnya saya juga meyakini Doug dan Watkins belum mengeluarkan seluruh kemampuan terbaiknya. Salah satu penyebabnya karena mereka baru pulih dari cedera, tapi mereka memang sangat spesial dan yakin bisa lebih baik lagi performanya. Kekalahan kami yang lalu sebenarnya juga bukan karena dua pemain asing sebelumnya jelek, tapi memang liga ini sangat kompetitif dan semua klub juga berbenah mendatangkan pemain asing yang mumpuni," paparnya,

"Di tengah berbagai kritikan yang ditujukan kepada kami sebelumnya, saya cuma ingin mempertegas bahwa setiap hari semua pemain, khususnya pemain lokal sampai harus menambah jam latihan sendiri. Mereka bukan datang sebagai pemain pelengkap, tapi sama perannya dengan pemain asing," demikian dia.




CLS masih punya dua gim kandang tersisa bulan ini yakni saat Zhuhai Wolf Warriors, Sabtu (26/1/2019) dan Westports Malaysia Dragon, Rabu (30/1/2019).


(mrp/rin)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com