detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Sabtu, 20 Apr 2019 16:35 WIB

Wahyu Widayat Bawa 2 Pemain Muda ke Pelatnas Basket

Mercy Raya - detikSport
Wahyu Widayat Jati, yang kini menangani timnas basket putra. (Foto: dok. isntagram CLS Knights) Wahyu Widayat Jati, yang kini menangani timnas basket putra. (Foto: dok. isntagram CLS Knights)
Jakarta - Pelatih tim nasional bola basket putra Wahyu Widayat Jati memanggil 15 pemain untuk pelatnas menuju SEA Games 2019 Filipina. Dua di antaranya pemain muda.

Mereka yang mengisi daftar tersebut adalah Adhi Pratama Putra, Arki Dikania Wisnu, Arif Hidayat, Hardianus Lakudu, Indra Muhammad, Juan Laurent Kokodiputra, Kaleb Ramot Gemilang, Kelvin Sanjaya, Mei Joni, Muhammad Arighi, M. Hardian Wicaksono, M. Reza F. Guntara, M. Rizal Falconi, Widyantaputra Teja, dan Yanuar Dwi Priasmoro.




Pemilihan 15 pemain ini berdasarkan pemantauan di kompetisi. Wahyu menilai nama-nama yang dibawa menunjukkan kontribusi dan performa bagus.

"Kloter pertama kami memang memanggil 15 pemain dulu. Dari IBL kan kami lihat juga perfomanya, kontribusi mereka di timnya masing-masing. Jadi bisa dilihat mereka yang cukup signifikan di timnya," kata Wahyu kepada detikSport, Sabtu (20/4/2019).

"Mungkin akan timbul pertanyaan adalah ada beberapa nama, ya wajar ada pro dan kontra. Ada Arief Hidayat, dia main di ABL cukup juga, jadi saya cari siapa saja lah yang bisa berkontribusi di timnas."

"Kalau dilihat juga ada dua junior, Arighi dan Kelvin, saya lihat mereka berpotensi, punya potensi untuk dicoba untuk pelatnas tahap satu. Di Indonesia Warriors mereka bermain sangat signifikan sekali di tiga game," sambungnya.




Meski demikian, pemanggilan tahap pertama ini jauh dari kata aman untuk para pemain. Nantinya akan ada promosi dan degradasi tergantung bagaimana kinerja pemain-pemain yang dipantau.

"Bagaimanapun akan ada promosi degradasi juga, karena di luar juga masih ada dua nama lain, seperti Vincent Kosasih, yang sebenarnya kami harapkan ikut seleksi, tapi karena mereka harus sekolah jadi kami cari orang lain. Kami tidak tahu ke depan seperti apa," ujarnya.

Pelaksanaan pelatnas basket sendiri baru dimulai Juni mendatang. Wahyu mempertimbangkan jadwal pelatnas yang bentrok dengan libur puasa dan Lebaran sehingga lebih efisien dimulai pertengahan tahun.




"Jadi mereka berlatih di klubnya masing-masing dulu. Selain itu, kami juga menyesuaikan dengan bujet negara yang baru mulai perhitungan (anggarannya) di bulan Juni," kata dia.

"Ya, nanti kami lihat juga dalam perjalanannya apakah mereka bisa bersaing, berkompetisi, atau mereka bisa mengikuti game rules dari timnas di bawah saya," ucap dia. (mcy/raw)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com