detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Minggu, 05 Jul 2020 14:00 WIB

Pelatnas Basket Sulit Digelar Awal Juli Sesuai Rencana, Ini Alasannya

Mercy Raya - detikSport
Perbasi rilis logo Timnas Basket Indonesia, Jumat (3/1/2020) Perbasi saat merilis logo Timnas Basket Indonesia medio Januari 2020. (Foto: Mercy Raya/detikSport)
Jakarta -

Rencana PP Perbasi untuk menggelar pemusatan latihan timnas basket mulai awal Juli sulit terwujud. Salah satunya karena imbas dari transisi pembatasan sosial berskala besar yang diperpanjang hingga 16 Juli.

PP Perbasi semula akan menggelar TC timnas basket pada awal Juli. Rencana itu untuk mengejar persiapan Kualifikasi FIBA Asia Cup 2021 windows dua pada November 2020. Tapi jadwal tersebut harus diundur lagi karena sejumlah syarat protokol kesehatan COVID-19.

"Karena PSBB diperpanjang jadi belum dapat izin untuk sewa lapangan dan kalaupun diizinkan ada tahapannya. Artinya, latihan tidak bisa langsung 10-15 orang. Setahu saya cuma dua orang, setelah itu masuk tahapan berikutnya berapa orang, berapa orang," kata Manajer Timnas Basket Indonesia Maulana Fareza Tamrella kepada detikSport, Minggu (5/7/2020).

"Pertimbangan lain, saat mengumpulkan pemain juga harus tes PCR dulu. Hal-hal seperti itu kami harus belajar," ujarnya.

Walaupun begitu, Fareza memaklumi kondisi yang terus berkembang terkait Corona. Begitu juga dengan para pemain yang saat ini masih latihan mandiri di rumah dan pelatih asing, Rajko Toroman di Serbia.

Terlebih, sebelumnya Kepala Gugus Tugas COVID-19 mengatakan belum mengizinkan untuk menggelar kegiatan yang sifatnya kerumunan dan bersentuhan fisik. Selain itu, larangan adanya kegiatan jika daerah tersebut belum zona hijau.

"Mereka (pemain) ingin latihan tapi bahaya untuk dipaksakan. Tapi sejauh ini mereka cukup mengerti keadaannya. Kita tunggu bagaimana transisi psbb," tuturnya.

"Kami juga tidak terburu-buru kok daripada latihan sekarang kemudian terjadi apa-apa. Jadi kita lihat nanti saat psbb berakhir karena kalau latihan sekarang jadi kenapa-kenapa?"

"Untuk program, pelatih (Rajko) Toroman sudah membicarakannya dengan kami. Terkait pemanggilan 15 pemain dan penyeleksiannya. Kalau semua berjalan lancar, (lanjutan) IBL kan mulai September, kami akan maksimalkan kondisi itu dengan melakukan seleksi," tegas Fareza.



Simak Video "Timnas Basket Filipina Libas Kazakhstan"
[Gambas:Video 20detik]
(mcy/krs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com