Evaluasi Perbasi
IBL Jadi Liga Profesional
Senin, 16 Jan 2006 21:55 WIB
Jakarta - Status kompetisi Liga Basket Indonesia (IBL) akan segera mendapatkan pengesahan dari PB Perbasi. Apa itu? Menjadi liga profesional. Demikian hasil evaluasi penyelenggaraan IBL 2005 antara PB Perbasi dengan dewan komisaris IBL di Sekretariat Perbasi, Kompleks Gelora Bung Karno, Senayan, Senin (16/1/2006). "Kobatama menjadi semi-pro sementara IBL kompetisi untuk profesional," tutur Direktur IBL Agus A. Mauro. Profesionalisme dalam hal ini adalah pemisahan yang jelas antara kebijakan operasional dengan implementasi. Dan dikarenakan hal itu konsekuensinya bahwa IBL diselenggarakan oleh seorang promotor dan tidak lagi menjadi tanggung jawab dewan komisaris. Selama ini jenjang tertinggi di basket yang dikenal masyarakat ada dua yaitu Kobatama (Kompetisi Basket Utama) dan IBL. Yang dipahami selama ini adalah bahwa keduanya hanya berbeda pada penyelenggara. Kobatama diselenggarakan oleh PB Perbasi sementara IBL digelar secara otonom oleh dewan komisaris IBL dan diselenggarakan Direktur IBL.Selain perubahan pada manajemen penyelenggara kompetisi, perubahan juga bakal berpengaruh terhadap kewajiban pemain. Tujuan dari peraturan ini agar pemain lebih memfokuskan pada timnas. "Perbasi tak ingin pemain IBL bermain di PON. Ini bukan untuk pemerataan tetapi agar bibit-bibit baru yang berasal dari daerahnya dimanfaatkan," tutur Agus. Kapan status ini akan disahkan? "Segalanya masih tergantung dewan komisaris. Ini kan sekedar evaluasi. Kami diberi waktu untuk memberikan jawaban sampai 1 minggu ke depan," tandasnya. (mel/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
