Indonesia Bertekad Tak Bikin Kecewa di Kualifikasi FIBA Asia Cup 2021

Muhammad Robbani - Sport
Sabtu, 12 Jun 2021 01:32 WIB
Timnas Basket Indonesia memulai perjuangan di Kualifikasi Jendela III Grup A FIBA Asia Cup 2021 di Filipina. Tiga lawan berat menanti.
Timnas Basket siap hadapi Kualifikasi FIBA Asia Cup 2021 (Muhammad Robbani/detikSport)
Jakarta -

Timnas Basket Indonesia memulai perjuangan di Kualifikasi Jendela III Grup A FIBA Asia Cup 2021 di Filipina. Tiga lawan berat menanti.

Kualifikasi dihelat sedari 16 hingga 20 Juni. Lawan-lawannya adalah Thailand, Korea Selatan, dan Filipina. Pertarungan akan dimulai dengan melawan Korea Selatan pada 17 Juni 2021. Sehari kemudian, bertanding melawan tuan rumah Filipina dan terakhir bertemu Thailand pada 20 Juni.

Manajer Timnas Basket Indonesia Maulana Fahreza Tamrella mengatakan, para pemain siap memberikan hasil maksimal di setiap pertandingan. Tapi ia sadar, menaklukkan lawan tidak mudah karena sudah memiliki kualitas tingkat dunia.

"Kami akan memberikan perlawanan sengit, baik lawan Korea dan Filipina. Bisa mencuri poin dari dua games itu alangkah baiknya itu target optimistis, kemudian kalahkan Thailand itu target realistis," kata pria yang akrab disapa Mocha itu saat memberikan keterangan pers di Jakarta, Jumat (11/6/2021).

Pada pertemuan sebelumnya, Indonesia pernah mengalahkan Thailand pada 28 November 2020 dengan skor 96-70. Sementara melawan Korsel kalah 76-109 dan takluk 70-100 dari Filipina.

Ada 12 pemain dibawa ke Filipina, di antaranya Andakara Prastawa, Hardianus Lakudu, Widyanta Putra Teja, Abraham Damar Grahita, Agassi Yeshe Goantara, Arki Dikania Wisnu, Govinda Julian Saputra, Kevin Yonas Argadiba Sitorus, Juan Laurent Kokodiputra, Lester Prosper, Vincent Rivaldi Kosasih, dan Muhammad Arighi.

Selama di Filipina nanti, para pemain akan ditemani 12 orang ofisial tim. Para pemain dan ofisial berangkat secara bertahap. Rombongan pelatih dan ofisial akan berangkat pada Sabtu (12/6).

Sedangkan pemain berangkat sehari setelahnya atau Minggu (13/6). Sebelum berangkat, mereka menjalani tes Swab PCR dan dijadwalkan menjalani tes serupa setibanya di Filipina.

"Filipina memberikan keringanan kepada seluruh tim tidak karantina. Jadi setiba di sana kami akan persiapan selama tiga hari lalu tanding dan tanggal 21 kami akan kembali ke Tanah Air kemudian menjalani karantina, setelah itu masuk pelatnas lagi," ucap Mocha.

Pelatih Timnas Basket Indonesia Rajko Toroman menegaskan anak asuhnya akan berjuang ekstra keras di Filipina agar tidak mengulangi hasil negatif di pertemuan sebelumnya.

Keyakinan itu muncul menyusul sudah bergabungnya pemain naturalisasi Lester Prosper. Situasi ini akan jadi pembeda di banding windows pertama.

"Kami berangkat ke Filipina untuk memberikan mereka perlawanan yang lebih ketat lagi," ujar Coach Rajko Toroman.

Sementara itu, saat pengenalan skuad timnas selain Mocha, Coach Rajko, dan Kapten Timnas Arki juga tampak Ketum PP Perbasi Danny Kosasih, Sekjen PP Perbasi Nirmala Dewi, Waketum Bidang Pembinaan dan Prestasi PP Perbasi George Dendeng. Juga tampak Vice President Bank Mandiri Dewa Kadek Indrawan.

"Kami berharap di Manila Timnas Indonesia bisa mendapatkan hasil maksimal. Dengan support dari Bank Mandiri diharapkan mendapatkan hasil manis buat kita semua," tutur Ketum PP Perbasi Danny Kosasih.

"Sebagai kepanjangan tangan dari BUMN yang punya semangat khusus, Bank Mandiri terus mendukung sepenuh hati dan semaksimal mungkin demi perkembangan bola basket Indonesia. Kami berharap di Filipina mendapatkan hasil maksimal sehingga bisa menjadi modal di FIBA Asia Cup," timpal Dewa Kadek Indrawan.

(mrp/ran)