Mike Budenholzer: Empat Gelar sebagai Asisten, Akhirnya Punya Cincin NBA

Mohammad Resha Pratama - Sport
Kamis, 22 Jul 2021 14:31 WIB
Milwaukee Bucks head coach Mike Budenholzer watches form the bench during the first half of Game 6 of basketballs NBA Finals against the Phoenix Suns in Milwaukee, Tuesday, July 20, 2021. (AP Photo/Paul Sancya)
Mike Budenholzer, dulu punya empat cincin sebagai asisten pelatih, kini raih cincin sendiri (AP/Paul Sancya)
Milwaukee -

Mike Budenholzer sudah pasti senang dengan gelar juara NBA Milwaukee Bucks. Budenholzer akhirnya punya cincin juara NBA sendiri. Selamat!

Budenholzer memang tak mengilap kariernya sebagai pemain karena cuma bermain di Vejle BK selama setahun, sebelum memulai kariernya sebagai pelatih tim muda di klub itu pada 1993.

Tiga tahun di sana, Budenholzer lantas ditarik San Antonio Spurs pada 1994 sebagai analis video pertandingan. ketika Gregg Popovich hadir, Budenholzer diangkat sebagai asistennya pada 1996.

Nah, karier cemerlang Budenholzer sebagai tangan kanan Popovich dimulai dari situ. Dia berandil besar dalam hadirnya empat cincin juara NBA Spurs, yang dimulai pada era Tim Duncan-David Robinson tahun 1999.

Lalu, berlanjut saat Big Three berjaya, Duncan-Tony Parker-Manu Ginobili, dengan tiga gelar juara NBA. Budenholzer akhirnya memilih cabut pada akhir musim 2013 dan meniti kariernya sebagai pelatih utama.

Memulai di Atlanta Hawks, Budenholzer membawa tim lolos ke empat playoff beruntun dengan pencapaian terbaik final Wilayah Timur 2014/2015. Ketika Hawks gagal lolos ke playoff pada 2017/2018, Budenholzer mengundurkan diri dan direkrut Milwaukee Bucks.

Bersama Bucks, karier pria 51 tahun itu melesat ketika melajukan tim ke final Wilayah Timur pada 2018/2019. Bucks saat itu jadi tim dengan rekor terbaik di Wilayah Timur.

Sayangnya, Bucks kalah dari Toronto Raptors di final setelah sempat unggul 2-0 duluan. Luka itu terulang lagi pada 2019/2010 saat dihentikan Miami Heat di semifinal dengan skor 1-4.

Dua kekalahan beruntun itu sempat membuat Budenholzer diragukan sebagai sosok tepat untuk membawa Bucks berjaya lagi. Padahal Bucks punya sederet pemain berkualitas seperti Giannis Antetokounmpo, Khris Middleton, dan Brook Lopez.

Milwaukee Bucks head coach Mike Budenholzer watches form the bench during the first half of Game 6 of basketball's NBA Finals against the Phoenix Suns in Milwaukee, Tuesday, July 20, 2021. (AP Photo/Paul Sancya)Mike Budenholzer membawa Milwaukee Bucks juara Foto: AP/Paul Sancya

Tapi, Budenholzer menjawab keraguan itu saat Bucks mengalahkan Phoenix Suns di gim keenam final NBA, Rabu (21/7/2021), untuk memastikan kemenangan 4-2 dalam best-of-seven.

Bucks jadi juara NBA untuk kedua kalinya setelah 1971 dan Budenholzer bisa menikmati cincin juara NBA pertama dari usaha sendirinya sebagai pelatih.

"Saya rasa para pemain pantas mendapat predit. Kami selalu berusaha. Kami ingin lebih baik. Para pemain berupaya semaksimal mungkin. Mereka pemain luar biasa. Mereka ambil kesempatan untuk jadi juara dan mampu mewujudkannya," ujar Mike Budenholzer yang dikutip AP.

Lihat juga video 'Heat Menang Dramatis Atas Lakers di Gim Kelima':

[Gambas:Video 20detik]



(mrp/aff)