LA Lights Streetball 2006
Datangi 11 Kota
Senin, 27 Mar 2006 22:39 WIB
Jakarta - Menyusul kesuksesan 'LA Lights Streetball 2005', LA Lights kembali mengadakan acara serupa. Event yang akan berlangsung selama lima bulan itu akan mendatangi 11 kota. Tahun ini event yang berlangsung 1 April - 2 September 2006 itu akan digelar di 11 kota dan memperebutkan hadiah total Rp 350 juta Rupiah. Namun sedikit berbeda dengan tahun lalu, pada tahun ini terdapat perubahan terutama pada tahapannya. Event ini akan terbagi menjadi tiga tahapan. Yang pertama adalah Open Run. Ini merupakan konsep baru dimana akan ada panel juri (terdiri dari 2 orang eks streetballer dan 1 orang wartawan) untuk memilih streetballers terbaik di 9 kota yakni Semarang, Malang, Makassar, Banjarmasin, Samarinda, Palembang, Medan, Bandung dan Jakarta. Tahapan berikutnya adalah Regional Playoffs. Pada tahap ini streetballers yang tersaring pada tahap pertama akan mewakili daerahnya menantang City Selection dari daerah lainnya. Tahap Regional Playoffs sendiri dibagi menjadi 2 wilayah (regional) yakni 'LA Lights Da Rock' dan 'La Lights Da Hoops'. Pada tahap tersebut akan didapatkan 4 tim daerah terbaik. Keempat tim tersebut akan saling bertarung di tahap terakhir, yakni Grand Final. Selain itu pada tahap ini juga akan dipilih pemain streetballer terbaik untuk menjadi 'LA Lights Streetball All-Stars'. Meski terdapat perubahan, penyelenggara optimistis event tersebut akan mendapat sambutan dari penggemar streetball. Alasannya saat ini sudah banyak bermunculan komunitas streetball. "Komunitas streetball di Indonesia sudah makin berkembang. Itu terutama bisa dilihat di kota besar seperti Bandung atau Surabaya. Sementara di kota kecil animo meningkat," kata Arnold G. Ticoalu dari Event Organizer 'Arena' saat di temui di Tee Box Cafe, Jakarta Selatan, Senin (27/3/2006). Penyelenggara sendiri tidak menargetkan hal muluk-muluk. Untuk tahun ini mereka mengharapkan ada minimal 32 tim yang mendaftar untuk mengikuti event ini. "Jumlah peserta tidak begitu penting buat kami. Yang lebih utama adalah kami ingin mengembangkan permainan ini dan mengembangkan komunitas streetball di Indonesia," tandas Arnold. (mel/)











































