IMPT Menang, Bima Sakti Kalah Lagi

IBL 2006

IMPT Menang, Bima Sakti Kalah Lagi

- Sport
Kamis, 06 Apr 2006 19:36 WIB
Jakarta - Indonesia Muda Panasonic Telkomsel (IMPT) menuai kemenangan pertamanya setelah mengungguli CLS Good Day. Sementara Avian Bima Sakti menelan kekalahan kedua.Kemenangan 79-57 yang dibukukan IMPT atas CLS seakan menjadi balasan atas kekalahan mengejutkan dari Citra Satria yang diderita kemarin. IMPT pun hanya butuh dua kemenangan lagi untuk memenuhi targetnya di seri pertama ini.Di Hall Basket Senayan, Kamis (6/4/2006), IMPT terlambat panas dan tertinggal 13-16 di kuarter pertama. Di kuarter berikutnya secara perlahan mereka bisa mengejar. Itu tidak terlepas dari dimasukkannya Merio Ferdyansah. Pemain yang absen di pertandingan pertama melawan Citra Satria itu langsung menyumbang empat poin. Di kuarter ini IMPT berbalik unggul 32-31.Di kuarter tiga CLS kembali bangkit terutama lewat tembakan tiga angka Charly Afandi dan Reindra Swastika. CLS bahkan sempat unggul 49-48. Dikejar, IMPT pun mengetatkan defend. Alhasil kuarter ketiga direbut IMPT dengan 58-50.Kuarter empat IMPT makin tertolong oleh aksi Merio. Di kuarter ini saja dia mengemas tujuh poin termasuk sekali tembakan tiga angka. Sampai akhir pertandingan IMPT berhasil mempertahankan keunggulannya dan menang dengan skor 79-57.Merio pantas didaulat sebagai pemain terbaik berkat kontribusi 21 poin. Bugi Setyawan menyusul dengan 13 poin, sementara Daniel Putirae menambah 11 poin."Di kuarter pertama CLS masih bisa mengimbangi, demikian juga di kuarter kedua. Tetapi di kuarter ini anak-anak mulai panik dan mengikuti irama permainan mereka. 15 turn over dilakukan, itu sebagai buktinya," ungkap asisten pelatih CLS Hendro Wibisono."Merio tampil luar biasa. Dialah yang menjadi kunci pertandingan ini. Rixon Alexander menjadi frustasi. Akhirnya dia malah fault out. Kuarter berikutnya anak-anak kehilangan motivasi," tambah Hendro.Sependapat dengan lawannya, asisten pelatih IMPT Adyana Adiloka juga memuji penampilan Merio. Namun dia melihat kunci kemenangan timnya ada pada defensif, bukan aksi orang per orang. "Hari ini kami bisa menang karena kami kembali ke defend. Bagi kami, defend win championship. Yang penting kami defend dulu baru nyerang. Selain itu kami berhasil mematikan Reidra dan Charly. Merio kemarin tidak dimainkan karena cedera, sementara sekarang dimainkan karena kami kekurangan forward. Tetapi bukan karena dia saja. Kemarin kita individual play, sekarang ada team work," tambahnya.Sementara itu pada pertandingan sebelumnya Avian Bima Sakti menelan kekalahan kedua atas Garuda Panasia dengan skor 44-87. Dalam pertandingan yang disaksikan oleh lebih kurang 100 penonton itu, forward Panasia Andre Tiara tampil apik dengan sumbangan 16 poin. Indra Budianto menyusul dengan sumbangan 13 poin, sementara Yuliano Gandhi menambah 10 poin.Kemenangan ini menjadi langkah baik untuk Garuda Panasia karena ini merupakan pertandingan pertamanya. Sementara untuk Bima Sakti, kekalahan telak ini menjadi pil pahit kedua setelah kemarin ditekuk Kalila 68-76. Pada pertandingan ini seluruh pemain tampil buruk, tidak ada yang mencapai double digit. Poin tertinggi disumbang Hendri Sudjana 8 poin, Iwan Muryawan dengan 6 poin. sementara Made Indra Novrihadi 5 poin saja."Di tengah kuarter pertama banyak kesalahan yang kami anggap foult, tetapi didiami sama wasit. Kami tidak menyalahkan wasit, tetapi memang pandangan kami berbeda," kata pelatih Bima Sakti Oei A Kiat."Karena hal tersebut anak-anak jadi frustasi. Ditambah karena mereka lelah, jadi akurasi tembakan mereka ngaco," tandasnya.Bima Sakti masih menyisakan satu pertandingan lagi melawan Citra Satria hari Sabtu (8/6/2006). Jika mereka kalah dipastikan mereka akan menjadi juru kunci. (lom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads