Segrup dengan Satria Muda, Bima Perkasa Yogya Tetap Optimistis

Jauh Hari Wawan S - Sport
Selasa, 23 Nov 2021 19:42 WIB
Louvre Dewa United vs Bima Perkasa
Ilustrasi (Foto: dok. IBL)
Yogyakarta -

DNA Bima Perkasa tergabung di Divisi Merah Indonesia Basketball League (IBL) musim 2021/2022. Satu-satunya wakil Yogyakarta di liga tertinggi tanah air itu bakal bertarung dengan Satria Muda, West Bandits, Pacific Caesae, Satya Wacana Salatiga, Tangerang Hawks, Indonesia Patriots dan Bumi Borneo.

Owner DNA Bima Perkasa, Edy Wibowo menargetkan tim bisa langsung mencapai semifinal dari fase grup. Satria Muda dinilai jadi pesaing utama mereka di Divisi Merah.

Namun, Edy menegaskan SM tidak akan mudah menjinakkan Bima Perkasa musim ini. Keyakinan itu lahir dari pengalaman musim lalu.

"Target langsung semifinal. Musim lalu kami memberi perlawanan ketat ke SM, sayang Adhit dan Ali Mustofa cedera di tengah gim sehingga mengubah arah pertandingan. Namun musim ini kami lebih siap fisik dan mental," kata Edy kepada wartawan, Selasa (23/11/2021).

Target besar itu tampaknya tak main-main. Mereka sangat serius mempersiapkan diri di bawah arahan Dean Murray, pelatih anyar tim yang sudah tiba di Indonesia.

Meski belum tatap muka, Yanuar Dwi Priasmoro dan kawan-kawan melahap program yang diberikan Dean pagi dan sore termasuk penguatan otot di gim.

"Pelatih segera tatap muka dan latihan mereka akan jauh lebih keras dari musim lalu," ujar Edy.

Langkah selanjutnya adalah menggelar pertandingan uji coba untuk mematangkan taktik di Jakarta pertengahan Desember mendatang. Lawan masih dirahasiakan. Namun dr.Edy memastikan dua legiun asing: David Singleton dan Troy Steward ikut dalam uji coba itu.

"Momen uji coba itu untuk mematangkan tim. Rencananya dua pemain asing akan langsung bergabung di sana setelah karantina," pungkas Edy.

Saat ini DNA Bima Perkasa sudah diperkuat 13 pemain. Selain Tyrell dan David, ada wajah lawas macam Azzaryan Pradhitya, Ali Mustofa, Restu Dwi Purnomo, Febri Utomo, Indra Muhammad, Samuel Devin, David Simeon, Avin Kurniawan, Ferdian Ravanelli, Yanuar Dwi Priasmoro, ditambah dua pendatang baru: Ikram Fadhil dan Valentinus Michael.

(aff/adp)