ADVERTISEMENT

13 Tim Bersaing Jadi yang Terbaik di LIMA Basketball 2021

Mohammad Resha Pratama - Sport
Jumat, 03 Des 2021 00:01 WIB
Liga Mahasiswa (LIMA) membuka perhelatan LIMA Basketball 2021. Ada 13 tim yang bersaing untuk jadi juara. Kira-kira siapa pemenangnya?
13 tim bersaing jadi yang terbaik di LIMA Basketball 2021 (dok.LIMA Basketball)
Bogor -

Liga Mahasiswa (LIMA) membuka perhelatan LIMA Basketball 2021. Ada 13 tim yang bersaing untuk jadi juara. Kira-kira siapa bakal berjaya?

Tipoff dilakukan di Robinson Cisarua Resort, Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/12/2021), oleh Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan. Ini jadi penanda dimulainya persaingan tim-tim bola basket terbaik dari beberapa perguruan tinggi.

Pembukaan juga dihadiri berbagai pihak yakni G. Radityo Gambiro selaku Ketua Bidang Pembinaan Prestasi KONI Pusat dan dr Harry Papilaya Selaku Sub koordinator olahraga prestasi Kemenkes RI.

LIMA Basketball ini diselenggarakan di Bogor berkaitan dengan misi kota itu menjadi City of Sports and Tourism. Meski demikian, tidak melupakan penerapan protokol kesehatan dalam perhelatannya.

"Olahraga harus tetap jalan selama menjalankan prosedur kesehatan dengan maksimal seperti di LIMA ini. Kami melihat dari proses keberangkatan di kota asal hingga kedatangan telah melalui tes pemeriksaan kesehatan," ujar Iwan dalam rilis kepada detikSport.

LIMA Basketball 2021 dijalankan dengan sistem bubble dan tidak menggunakan sistem wilayah seperti kompetisi musim-musim sebelumnya. Seluruh peserta akan melakoni seluruh pertandingan dalam karantina di Cisarua.

Tiga belas tim dari sembilan perguruan tinggi bersaing. Dari sektor putri terdapat enam tim yakni Universitas Pelita Harapan Banten, Universitas Indonesia, Unika Soegijapranata, Universitas Islam Indonesia, Universitas Surabaya dan Universitas Airlangga.

Sedangkan, ada tujuh tim di sektor putra dari Universitas Pelita Harapan Banten, Perbanas Institute, STIE Bhakti Pembangunan, Universitas Kristen Satya Wacana, Universitas Islam Indonesia, Universitas Airlangga dan Universitas Surabaya.

"LIMA Basketball 2021 diselenggarakan dengan melakukan adaptasi pada situasi dan kondisi saat ini. Kompetisi ini layaknya fase Nationals pada pelaksanaan LIMA sebelumnya. Tiga belas tim yang berpartisipasi dalam kegiatan ini ialah tim-tim terbaik. Mereka merupakan tim tradisional yang memiliki sejarah di Liga Mahasiswa." Ujar Direktur LIMA Junas Miradiarsyah.

LIMA Basketball 2021 menerapkan sistem round robin di mana semua tim dari setiap sektor akan bertemu satu kali. Empat tim teratas pada peringkat akhir fase penyisihan akan lolos ke babak semifinal. Pemenang fase semifinal selanjutnya akan melaju ke final 11 Desember.

Selain dilaksanakan secara bubble, kompetisi ini juga akan menjalankan protokol kesehatan secara ketat. Pelaksanaan LIMA basketball 2021 diselenggarakan tanpa kehadiran penonton di lapangan. Namun, seluruh pertandingannya dapat disaksikan melalui kanal youtube Liga Mahasiswa.

(mrp/nds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT