Louvre Bakal Ikut IBL 2023, Ganti Nama Jadi Young Lions

Mohammad Resha Pratama - Sport
Kamis, 14 Apr 2022 06:05 WIB
Louvre Surabaya
Louvre Indonesia bakal ikut IBL 2023, ganti nama jadi Young Lions (Instagram @teamlouvre)
Jakarta -

Louvre memastikan diri ambil bagian di kompetisi Indonesia Basketball League (IBL) 2023. Namanya berubah jadi Young Lions.

Louvre terakhir kali mengikuti IBL pada musim 2020 sebelum adanya pandemi virus corona. Saat itu tim yang bernama Louvre Surabaya langsung mencuri perhatian.

Tim berjuluk Buaya Darat itu merekrut para pemain top seperti Daniel Wenas, Dimaz Muharri, Galank Gunawan, hingga Wendha Wijaya.

Namun, di awal IBL 2021, Louvre Organization menurut situs resmi IBL melepas lisensi dan para pemain di bawah PT Louvre Esports Indonesia kepada Dewa United, yang kini berubah nama jadi Dewa United Surabaya.

Alhasil, Louvre pun tidak punya tim basket lagi sehingga harus absen di IBL 2022. Sejatinya Louvre sempat berencana ikut musim ini dengan nama KK Louvre SB30 Malang tapi gagal.

Louvre ikut IBL 2023 dan berubah nama jadi Young LionsLouvre ikut IBL 2023 dan berubah nama jadi Young Lions Foto: Istimewa

Oleh karenanya, Louvre pun ingin membayar rasa penasarannya itu dengan menargetkan diri ikut IBL 2023. Bahkan Louvre sudah punya nama baru untuk tim basketnya, yakni Young Lions.

Young Lions dipilih karena binatang Singa memang erat dengan kota Malang, karena tim Arema FC berjuluk Singo Edan. Dia berharap Young Lions bisa merepresentasikan Kota Apel di kancah basket nasional.

"Tahun lalu kami ingin ikut IBL dengan nama KK Louvre SB30 Malang, tapi sayang tidak masuk. Kami tidak menyerah dan mencoba mewakili kota Malang dengan nama baru, yakni Young Lions," ujar Pemilik Louvre Erick Herlangga dalam rilis kepada detikSport.

Beberapa terobosan coba dibuat Louvre demi menggaungkan comeback-nya ke kancah IBL, yakni meluncurkan NFT Young Lions. Untuk tahap pertama ada 155 NFT untuk para penggemar.

"Kami adalah klub basket pertama di Indonesia yang meluncurkan NFT. Ini bisa bermanfaat untuk para pebasket dan tentunya penggemar basket di Tanah Air," sambungnya.

Untuk mempersiapkan diri menuju IBL 2023, Louvre tak main-main karena mereka akan terjun di ABL 3x3 International Champions Cup yang dihelat di Bali, 16-17 April dan ABL Pre-SEA Games Challenge 19-24 April.

Event ini kebetulan diadakan oleh Erick seraya memastikan semua persiapan berjalan lancar. Dia berharap ajang ini bisa ikut serta membangkitkan perekonomian Bali yang terdampak pandemi.

"Ajang ini bakal dibuka Kemenparekraf karena ini Sport Tourism, latar belakang saya adalah pariwisata. Saya sedih melihat 60 persen hotel yang ada di Bali down. Jadi saya kombinasikan acara ini dengan Bangkit Bali, salah satunya mengundang pemain asing," demikian Erick.

(mrp/pur)