Timnas Basket RI Sudah Ukir Sejarah di SEA Games, Kini Bidik Asia Cup

ADVERTISEMENT

Timnas Basket RI Sudah Ukir Sejarah di SEA Games, Kini Bidik Asia Cup

Lucas Aditya - Sport
Senin, 23 Mei 2022 19:50 WIB
Menpora Zainudin Amali-Timnas Basket
Timnas Basket Indonesia harus segera bersiap untuk FIBA Asia Cup. (Foto: dok.Kemenpora)
Jakarta -

Timnas basket Indonesia tak bisa berlama-lama menikmati euforia menjuarai SEA Games 2021. Mereka harus langsung fokus FIBA Asia Cup pada Juli mendatang.

Tim Basket putra baru saja mencetak sejarah di perhelatan multievent terakbar di Asia Tenggara. Mereka menyabet gelar juara setelah mengalahkan Filipina di partai final yang bergulir, Minggu (22/5/2022).

Tim Merah Putih menang dengan skor 85-81 di pengujung kuarter keempat dan mencatatkan medali emas pertamanya. Torehan ini sekaligus memutus dominasi Filipina selama 12 edisi beruntun.

"Kami senang karena apa yang dilakukan selama ini mendapatkan hasil yang membanggakan. Bahkan mencetak sejarah untuk bola basket nasional. Emas pertama sejak Indonesia ikut serta di SEA Games pada 1977," kata Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Syailendra Bakrie dalam rilis Perbasi, Senin (23/5/2022).

Pria yang karib disapa Eda ini mengapresiasi semangat juang Timnas Basket. Mereka, disebutnya, tanpa lelah terus berlalu dan menekan lawan untuk mempersembahkan kemenangan demi kemenangan untuk Indonesia. Ia juga memuji konsentrasi para pemain yang layak diacungi jempol karena selalu bisa menyelesaikan masalah di lapangan.

"Terima kasih atas kerja sama yang luar biasa dari semua pihak. Mulai pemain, pelatih, manajemen, juga ofisial tim dan semua pengurus BTN. Semua telah menjalankan fungsinya dengan baik sehingga basket kita bisa menunjukkan kelasnya di SEA Games Hanoi," ujarnya.

Namun begitu, Eda berpesan, di tengah euforia kesuksesan timnas mencetak sejarah semua tetap harus menginjak bumi. Tetap harus bekerja keras menatap ke depan. Apalagi masih ada tantangan yang harus ditaklukkan. Salah satunya FIBA Asia Cup, yang akan berlangsung 12-24 Juli di Jakarta.

"Bapak Erick Thohir berpesan kepada saya agar kerja keras dan kerja sama tim harus terus dipupuk dan dijaga untuk menatap kejuaraan yang lebih besar ke depan. Jangan lupa, Juli nanti ada FIBA Asia Cup. Tugas yang tidak ringan karena kita harus menembus delapan besar untuk bisa tampil di FIBA World Cup 2023," tutur Syailendra.

Hal serupa diungkapkannya kepada Timnas basket putri. Tim asuhan Lin Chi Wen telah menunjukkan kualitas yang luar biasa selama SEA Games Hanoi. Mereka menyabet perak rasa emas. Ini karena perolehan poin mereka sama dengan Filipina yang meraih emas. Sama-sama sekali kalah dengan koleksi sembilan poin.

Begitu juga dengan kategori 3x3. Eda menyebut, capaian Timnas basket 3x3 Putri layak diapresiasi. Mereka muncul sebagai kekuatan baru dengan menyabet perunggu. Capaian ini menunjukkan progres luar biasa karena pada SEA Games sebelumnya mereka hanya sampai penyisihan grup.

Demikian juga dengan 3x3 putra. Mereka memang belum bisa mengulang momen pada SEA Games 2019 Manila. Saat itu, mereka meraih perak. Meski di Hanoi menempati posisi keempat, mereka tetap layak diapresiasi karena telah berjuang maksimal untuk negara.

"Mari kita jaga yang sudah kita raih, dengan memaksimalkan waktu yang ada kemudian menaikkan level permainan agar mendapatkan capaian lebih baik ke depannya," ujarnya.

(cas/raw)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT