Timnas Basket Indonesia Jalani Laga Hidup-Mati Lawan China

ADVERTISEMENT

Timnas Basket Indonesia Jalani Laga Hidup-Mati Lawan China

Mercy Raya - Sport
Senin, 18 Jul 2022 11:30 WIB
Pebasket Indonesia Derrick Michael Xzavierro (kiri) melewati hadangan pebasket Arab Saudi Musab Tariq (kanan) dalam laga babak penyisihan Grup A FIBA Asia Cup 2022 di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (12/7/2022). Indonesia menang atas Arab Saudi dengan skor 80-54.  ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/aww.
Timnas Basket Indonesia menjalani laga hidup-mati melawan China di FIBA Asia Cup 2022. (Foto: ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra)
Jakarta -

Timnas basket Indonesia wajib menang atas China dalam pertandingan playoff perempatfinal FIBA Asia Cup 2022. Kemenangan itu untuk memastikan tiket berlaga di FIBA World Cup 2023.

Indonesia maju ke playoff sebagai tim peringkat tiga Grup A. Sesuai undian, peringkat ketiga akan bertemu runner up Grup B, yang kini ditempati oleh China. Laga itu akan berlangsung di Istora Gelora Bung Karno (GBK), Senin (18/7) pukul 17.30 WIB.

Manajer timnas basket putra Indonesia Jeremy Imanuel Santoso, berharap timnya dapat mengeluarkan kemampuannya saat laga melawan China. Ia meyakini, bila sistem bermain yang digunakan tak berubah, Merah Putih akan memetik hasil terbaik.

"Yang penting kita harus bermain seperti biasa kita bermain. Saya yakin sistem yang digunakan bisa membuat kita bersaing dengan tim mana pun di Asia. Jangan sampai lawan kita mendikte cara kita bermain," kata Jeremy, dalam keterangan tertulisnya.

Menurut Jeremy, peluang Indonesia sama besar untuk mengalahkan China. Hal itu tak lepas kerap munculnya kejuatan di FIBA Asia Cup 2022. Ia mencontohkan China yang hampir tumbang saat melawan Bahrain pada babak penyisihan Grup B.

"Yang penting dari sisi kitanya yakin bisa mengambil kemenangan. Anak-anak tahu betapa pentingnya game ini. Mereka sudah tak mau lagi merasakan kekalahan. Saya rasa mereka akan mati-matian, all out di lapangan," ujarnya.

Jeremy juga berharap Timnas basket putra Indonesia dapat kembali ke kondisi psikologis serupa seperti laga perebutan emas di SEA Games Vietnam lalu.

Menurutnya, jika para pemain bisa tampil lepas, menikmati pertandingan, dan percaya satu sama lain, hal-hal baik akan datang. Ia mencontohkan saat laga kontra Filipina di SEA Games Vietnam. "Kita akan berusaha memaksimalkan semua peluru yang kita miliki," ujar Jeremy.

Pelatih timnas basket putra Indonesia Milos Pejic sebelumnya mengatakan, akan menyiapkan mental para pemainnya menghadapi laga kontra China. "Yang jelas, saya yakin kami akan siap memainkan pertandingan itu," kata Milos.

Pada laga nanti, China sendiri akan mendapat musuh tambahan selain Timnas Indonesia. China akan mendapatkan tekanan dari pendukung Indonesia yang akan memenuhi Istora Senayan. Kehadiran suporter tuan rumah akan menjadi alat lain bagi Indonesia meneror pemain China

Menanggapi itu, pelatih China Du Feng tak ingin anak asuhnya terpengaruh oleh apa pun, termasuk cuaca dan suporter. "Jadi saya pikir kami akan memilih fokus kepada pertandingan," kata Fang.

Fang mengklaim timnya kian hari semakin meningkatkan dalam segi permainan. Pemainnya juga terus menunjukkan performa yang bagus di pertandingan demi pertandingan. Fang optimistis kinerja pasukannya akan jauh lebih bagus saat melawan Indonesia.



Simak Video "'Mabar' Sepak Bola Jadi Ajang Silaturahmi Warga Indonesia di Qatar"
[Gambas:Video 20detik]
(mcy/cas)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT