NBA dan FBI Selidiki Mantan Wasit

NBA dan FBI Selidiki Mantan Wasit

- Sport
Sabtu, 21 Jul 2007 13:00 WIB
NBA dan FBI Selidiki Mantan Wasit
New York - Skandal pengaturan pertandingan menerpa kompetisi NBA. Polisi Federal Amerika Serikat (FBI) pun sudah turun tangan menyelidiki seorang mantan wasit yang diduga terlibat dalam kasus itu.Sebelumnya surat kabar New York Post sudah memberitakan kalau FBI telah melakukan penyelidikan terhadap Tim Donaghy, seorang mantan wasit NBA yang diduga sudah melakukan pengaturan pertandingan termasuk partai-partai yang telah diwasitinya.Surat kabar tersebut melanjutkan bahwa investigasi kepada Donaghy sudah dimulai sejak setahun lalu. Wasit veteran yang sudah menjadi pengadil lapangan selama 13 tahun itu diduga mengatur pertandingan NBA agar dirinya dan sejumlah pejudi lainnya bisa memenangkan taruhan dalam jumlah besar.Menurut laporan itu, Donaghy disinyalir mengalami masalah judi dan mulai mengatur pertandingan demi keluar dari jeratan hutang. Wasit 40 tahun itu resmi mengundurkan diri dari NBA dua pekan lalu. Di musim terakhirnya, Donaghy mewasiti lima partai berbeda, termasuk game ketiga semifinal Wilayah Barat antara San Antonio Spurs --yang kemudian jadi juara-- dan Phoenix Suns. Melihat perkembangan pemberitaan yang ada, Komisaris NBA David Stern akhirnya angkat bicara. Stern pun mengakui kalau pihaknya telah bekerjasama dalam investigasi yang dilakukan FBI terkait tuduhan pengaturan pertandingan."Sebagai bentuk dari kerjasama itu, kami sudah diminta oleh Pemerintah untuk tidak berkomentar mengenai investigasi yang sedang berjalan. Namun melihat gencarnya pemberitaan media dan disebutkannya nama seorang wasit, Tim Donaghy, kami pikir sudah saatnya memberikan pernyataan."Kami ingin meyakinkan fans kalau semua upaya, waktu dan personil sudah dikerahkan dalam invesitigasi ini. Semuanya demi menyeret seorang individu yang telah mengkhianati kepercayaan di dalam olahraga profesional, ke depan keadilan. Dan juga untuk membuat langkah-langkah yang diperlukan demi mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan," ujar Stern seperti dikutip AFP, Sabtu (21/7/2007).Kalau tuduhan kepada Donaghy pada akhirnya terbukti kebenarannya, maka ini akan jadi pertama kalinya kompetisi NBA dinodai oleh skandal pengaturan pertandingan. (krs/krs)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads