Catatan mengecewakan Heat itu masih ditambah fakta bahwa Shaquille O'Neal belum pernah menang di kandang, American Airlines Arena. Sebagai juara NBA tahun 2006, tak sepatutnya Heat mencatat rekor seburuk itu.
Kondisi ini rupanya tak dipandang oleh Wade sebagai bencana karena musim ini baru saja berjalan di bulan-bulan awalnya. "Hal itu tidak pernah menjadi masalah bagi Miami," aku pemain berposisi guard itu seperti dikutip YahooSports.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tahun lalu, sebagai juara bertahan, Heat juga tampil buruk di awal musim. Meski akhirnya bisa lolos ke playoff dengan menduduki peringkat ke-5 Wilayah Timur, Wade dkk takluk dari Chicago Bulls di babak pertama playoff dengan skor telak 0-4.
"Hampir setiap orang di sini telah bermain di NBA cukup lama. Tidak semua orang di sini bisa sukses setiap tahun. Untuk membuat segalanya berjalan baik kami harus bersatu, baru kami bisa mengatasi semua masalah ini," imbuh pria yang baru berusia 25 tahun itu.
Wade kemudian berjanji kejadian tahun lalu tidak akan terulang tahun ini. "Kami masih memiliki 71 pertandingan lagi. (Musim) Ini belum berakhir!" tegasnya.
(arp/din)











































