Di Quicken Loans Arena, Minggu (25/11/2007), James benar-benar jadi bintang kemenangan timnya. Small forward itu menjadi pencetak angka terbanyak buat Cavs dengan 37 poin, enam poin di antaranya diraih di menit-menit akhir untuk mengunci kemenangan. Dia juga membuat 12 rebound dan 12 assist.
"Kalau dia meneruskan mencetak angka dan memiliki statistik seperti ini, saya pasti enggan melihat angkanya di akhir nanti. (Angka) Itu pasti melampaui chart," seloroh rekan setim James, Damon Jones dilansir Yahoo Sport.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski begitu, dalam pertandingan tersebut James harus mendapat persaingan alot dari Chris Bosh yang mengemas 41 poin, menyamai rekor poin tertinggi dalam karirnya sendiri. Bosh juga membuat empat rebound dan lima assist.
Knicks Akhiri Catatan Buruk
Madison Square Garden menjadi penanda berakhirnya delapan kekalahan Knicks. Di kandangnya sendiri, tekanan terhadap Knicks akhirnya berkurang berkat kemenangan atas Bulls.
"Di New York, Anda di antara hidup atau mati. Anda kalah dalam pertandingan maka Anda mati dan jika Anda menang satu kali, maka pada dasarny Anda harus terus berusaha hidup," komentar pelatih Knicks, Isiah Thomas.
Di kuarter pertama, Knicks dan Bulls bersaing ketat dalam mengemas poin dan menutupnya dengan selisih tipis 18-19. Di kuarter kedua, Knick unggul secara signifikan dengan menambah 25 poin, sedangkan Bulls hanya mampu mengumpulkan 12 poin.
Keuntungan perolehan poin di kuarter itu pun menjadi faktor yang menentukan kemenangan buat Knicks karena di dua kuarter sisa poin di antara kedua tim relatif tidak jauh berbeda.
Adalah Andres Nocioni yang menjadi penyumbang skor terbanyak buat tuan rumah. Forward asal Argentina tersebut mampu mengemas 23 poin, sembilan rebound dan tiga assist.
(krs/ian)











































