Insiden itu terjadi Minggu (9/12/2007) pagi ketika Tinsley bersama rekan-rekannya baru saja keluar dari sebuah klub bernama "Cloud 9". Tinsley bersama teman-temannya yang saat itu membawa tiga mobil -Mercedes, Rolls Royce, dan Dodge Charger- bermaksud menuju Conrad Hotel, di mana penembakan itu kemudian terjadi.
Mobil Rolls Royce yang ditumpangi Tinsley dibuntuti oleh sebuah truk pick-up gelap dan sebuah Chrysler berwarna abu-abu. Rolls Royce Tinsley kemudian dihujani beberapa tembakan, dan mobil Charger yang ditumpangi teman-temannya terkena lima tembakan namun tak ada yang terluka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami bersyukur kejadian ini terjadi di waktu seperti itu," ujar sersan dari kepolisian pusat Indianapolis, Paul Thompson, seperti dilansir Yahoosport. "Jalanan cenderung sepi pada pagi hari. Jika terjadi pada jam sibuk, hanya Tuhan yang tahu akan seperti apa jadinya," imbuhnya lagi.
Tinsley bukan atlet Amerika pertama yang menjadi korban penembakan tahun ini. Tanggal 27 November lalu bintang NFL dan Washington Redskins, Sean Taylor, tewas karena ditembak seorang pencuri yang menyusup ke dalam rumahnya. (key/a2s)











































