Pemilik Manchester United, Sir Jim Ratcliffe, sempat mengeluarkan komentar kontroversial soal imigran di Inggris. Pep Guardiola angkat suara menyikapinya.
Guardiola, jelang pertandingan Manchester City melawan Salford City di Piala FA akhir pekan ini, ditanya soal komentar Ratcliffe yang mengeluhkan keberadaan imigran di Inggris. Pelatih asal Catalan itu menjelaskan bahwa tak ada yang salah dengan imigran.
"Saya sangat menghormati Sir Jim. Saya beruntung bisa bertemu dengannya. Dia membuat pernyataan setelah itu untuk meminta maaf," kata Guardiola, mengutip Athletic.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tidak akan berkomentar tentang apa yang dikatakan Sir Jim Ratcliffe karena setelah itu dia mengatakan apa yang tepat ingin dia sampaikan. Tetapi di seluruh dunia, masalah yang kita hadapi di semua negara adalah kita memperlakukan imigran atau orang yang datang dari negara lain sebagai penyebab masalah yang dihadapi negara kita. Ini adalah masalah yang sangat, sangat, sangat, sangat, sangat besar," katanya.
Guardiola mencontohkan dirinya, yang berasal dari Catalan dan kini bekerja di Inggris. Ia menilai tak ada yang salah dengan orang dari latar belakang apa pun untuk mencari penghidupan yang lebih baik.
"Faktanya, saya adalah orang Katalan dan Anda adalah orang Inggris - apa pengaruh yang kita miliki terhadap tempat kelahiran kita? Cuma ibu dan ayah kita," terangnya.
"Setiap orang ingin memiliki kehidupan yang lebih baik dan harapan untuk masa depan yang lebih baik bagi diri mereka sendiri, keluarga, dan teman-teman mereka. Terkadang, kesempatan datang dari tempat di mana Anda dilahirkan dan tempat yang mungkin Anda kunjungi."
"Dulu sangat sulit untuk bepergian, tetapi hari ini dalam satu jam Anda bisa berada di mana saja. Hari ini, warna kulit atau tempat di mana Anda dilahirkan tidak lagi menjadi masalah. Kita masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan terkait hal itu," tegas Guardiola.
"Hal itu tidak membuat saya merasa bahwa karena saya orang Catalan, saya lebih baik dari Anda. Pendidikan yang saya dapatkan saat lahir dan bepergian ke Meksiko dan Qatar, atau tinggal di Italia, Inggris, atau Jerman, hanyalah keuntungan dari kepribadian saya."
"Saya bertemu orang-orang yang sangat baik saat bepergian, dan itulah intinya, tapi hal itu tidak membuat saya merasa lebih baik hanya karena saya lahir di satu tempat atau tempat lain. Kebanyakan orang meninggalkan negara mereka karena masalah di negara mereka, bukan karena mereka ingin pergi. Sebanyak apa pun kita menerima budaya lain - benar-benar, benar-benar menerimanya - itu akan menjadi masyarakat yang lebih baik," kata eks pelatih Barcelona dan Bayern Munich itu.
Sebelumnya Ratcliffe mengatakan imigran 'menjajah' Inggris saat ini. Hal itu dinilai turut memengaruhi ekonomi negara.
"Anda tidak bisa memiliki ekonomi dengan sembilan juta orang yang menerima tunjangan dan tingkat imigran yang sangat tinggi berdatangan," katanya dalam wawancara bersama Sky News.
"Maksud saya, Inggris telah dijajah. Biayanya terlalu mahal. Inggris telah dijajah oleh imigran, bukan begitu?" jelasnya.
Komentar itu memicu kemarahan banyak pihak. Dari Perdana Menteri Inggris Keir Starmer hingga pendukung MU sendiri.
Manchester United bahkan sampai ikutan merilis pernyataan membela imigran. Sir Jim Ratcliffe kemudian meminta maaf atas komentarnya.
(yna/mrp)











































