Aksi Menghibur, Tim Putih Atasi Merah

IBL All Star 2008

Aksi Menghibur, Tim Putih Atasi Merah

- Sport
Senin, 03 Mar 2008 00:01 WIB
Jakarta - A Mild IBL More Than Just A Game ALL-STAR 2008 memberikan pertandingan yang seru, atraktif dan menghibur. Tim Putih akhirnya mengalahkan tim Merah dengan skor akhir 119-108.

Disaksikan sekitar 3000 penonton yang memenuhi Gedung Basket Indoor Kampus Palembang, Minggu (2/3/2008). Dua tim yang terbagi dalam tim Merah dan putih mengeluarkan aksi-aksi individu yang atraktif. Tim Merah menurunkan starter Kelly Purwanto, Mario Wuysang, Andrie "Yayan" Ekayana dan Antonius Joko.

Sedangkan tim Putih menurunkan tim inti Ronny Gunawan, I Made β€œLolik” Sudiadnyana, Agustinus Indra Jaya, Faisal J Achmad dan Rachmad Febri Utomo. Sejak kuarter pertama aksi-aksi reverse lay up ala Yayan dan kecepatan cross over milik Kelly membangkitkan gemuruh pencinta basket kota Palembang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski demikian berkat permainan cepat dari Rachmad Febri Utomo dan Faisal J. Ahmad, tim Putih mampu unggul diakhir kuarter pertama, 39-29. Memasuki kuarter kedua, pelatih tim Putih Fictor Gideon Roring melakukan beberapa pergantian termasuk memainkan Max "The Giant" Yanto.

Max sukses menarik perhatian penonton dengan mempertunjukan sejumlah aksi slam dunk. Sementara itu tim Merah juga terus menghibur dengan tembakan jarak jauh dari Mario Wuysang. Hingga akhir kuarter kedua, tim Putih masih tetap memimpin dengan keunggulan 66-57.

Kedua tim tetap memperagakan pola permainan offensif. Beberapa kali tembakan tiga angka Mario Wuysang dan dua kali aksi slam dunk dari Andre Tiara sempat membawa tim Merah berbalik unggul 78-76. Namun tim Putih yang diasuh pelatih Abdurrahman "Momon" Padang kembali bangkit dan unggul 87-82 di akhir kuarter ketiga.

Pada kuarter keempat, kedua tim terus mempertahankan ritme permainan cepat. Kehebatan Amin Prihantono dalam melakukan nombok dan lemparan tiga angka membuat suasana pertandingan semakin menarik. Seakan tidak ingin tertinggal dengan atraksi-atraksi tim lawan.

Tim merah terus menghibur dengan mempertunjukan kehebatan dribel dari Kelly dan Mario. Menjelang akhir pertandingan terjadi kedua tim saling susul-susulan dalam mendulang poin. Namun hingga akhir pertandingan tim Putih sukses mempertahankan keunggulan dengan menutup pertandingan dengan skor akhir 119-108.

"Inilah tugas kami untuk menghibur penonton disini. Kami bangga bisa mempertunjukan permainan yang terbaik. Kedua tim berbaik sangat baik dan atraktif," ungkap coach Ito, sapaan Fictor Roring dalam rilisnya yang diterima detiksport, Minggu (2/3/2008).

Sementara Faisal J. Ahmad.yang terpilih sebagai Most Valuable Player (MVP). Poin guard asal Satria Muda itu berhasil menyumbangkan 18 poin, 6 assist dan 5 rebound. β€œSaya tidak menyangka terpilih sebagai pemain terbaik. Dari awal saya hanya ingin tampil bagus dan menghibur penonton disini," ujarnya.

Amin Juara Slam Dunk

Sementara itu disela-sela pertandingan antara tim Merah dan Putih. Pada akhir babak pertama sempat berlangsung slam dunk contest. Dengan diikuti oleh delapan kontestan. Ajang adu nombok ini menampilkan atraksi yang unik dan luar biasa dari setiap pesertanya.

Setelah atraksi unik dari center XL Aspac Jakarta, Isman Thoyib melompati tiga pemain yang tidur dibawah ring. Giliran Amin Prihantono yang mampu mematahkan kehebatan Toyib itu. Kali ini bintang asal SM Britama itu melompat empat pemain sebelum melepaskan nombok yang sempurna.

Amin akhirnya keluar sempurna sebagai juara setelah mengumpulkan 30 poin sempurna dari tiga juri. Posisi kedua diraih oleh Isman Thotib dengan 29 poin sedangkan Andre Tiara merebut peringkat ketiga dengan mengumpulkan 28 poin.

Keberhasilan Amin mempertahankan gelar mengulangi prestasi serupa tahun lalu. β€œSaya terkejut bisa kembali tampil sebagai juara. Pasalnya, sebelum ke Palembang saya tidak sempat latihan gaya baru karena ketatnya latihan bersama SM," ujar Amin.

(key/a2s)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads