Menjalani game kedua masih di Staples Center, Kamis (25/4/2008) Lakers tampil dominan hampir di sepanjang laga untuk memetik kemenangan 122-107.
Di kuarter pertama Lakers sempat mendapat perlawanan sengit yang membuat mereka hanya unggul satu poin 33-32. Baru di kuarter kedua skuad besutan Phil Jackson tampil menggila untuk membuat mereka mengakhiri paruh pertama pertandingan dengan kedudukan 59-49.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan 49 poin yang dicetaknya plus empat rebound dan 10 assist, Kobe menjadi penampil terbaik di kubu Lakers. Sumbangan poin Lakers lainnya datang dari Gasol dan Luke Walton yang sama-sama menambah 18 poin.
Dari kubu Nuggets Allen Iverson lagi-lagi menjadi penghuni barisan depan untuk urusan jumlah poin terbanyak dengan jumlah 31 poin dan enam assist. Sayangnya torehan tersebut plus tambahan 23 angka dari Carmelo AnthonyΒ belum cukup untuk menghindarkan klubnya dari kekalahan.
Selain Kobe, nama lain yang menarik perhatian dalam laga tersebut adalah Coby Karl. Tak ada poin yang didapat Carl setelah cuma bermain dua menit dan dua detik, namun dia justru menorehkan sejarah tersendiri. Guard 25 tahun itu ternyata anak pelatih Nuggets, George Karl, yang membuat laga itu menjadi yang pertama dalam sejarah playoff yang mempertemukan anak dan ayah sebagai lawan.
Juga berhasil memperlebar keunggulan menjadi 2-0 adalah Bolton Celtic setelah menundukkan Atlanta Hawks dengan 96-77. Dengan 19 poin, 10 rebound dan tiga assist, Kevin Garnett tampil sebagai yang terbaik di kubu Celtic.
Sementara itu Detroit Pistons mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1 usai menundukkan Philadelphia 76ers. Setelah dipermalukan dengan 86-90 di game pertama lalu, hari ini Pistons mampu menyamakan kedudukan setelah menang dengan 105-88.
Perjuangan semifinalis musim lalu itu dipastikan tak akan mudah karena di dua game selanjutnya mereka gantian berindak sebagai tamu dengan bertandang ke Wachovia Center, Philadelphia. (din/arp)











































