Bertanding di AT&T Center, Rabu (28/5/2008), Lakers selalu unggul dalam pemgumpulan poin di tiga kuarter awal sebelum menerima banyak tekanan di perempat terakhir pertandingan. Di akhir laga skuad besutan Phil Jackson meraih kemenangan tipis 93-91.
Peluang Lakers untuk melangkah ke final kini terbuka lebar karena mereka tinggal membutuhkan satu kemenangan lagi. Makin memudahkan langkah Lakers adalah pertandingan kelima yang akan digelar di kandang mereka pada Jumat (30/5/2008) lusa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di awal kuarter empat Spurs sesungguhnya sempat balik unggul 79-77 setelah sebelumnya tertinggal 77-70. Namun Spurs kemudian gagal mencetak poin saat Lakers justru menambah mendulang tujuh angka tambahan.
Saat kedudukan 93-86 dengan 50 detik tersisa, Pau Gasol membuang dua tembakan bebas. Namun tembakan tiga angka Manu Ginobili dan sumbangan dua angka dari Tim Duncan membuat perolehan poin menjadi ketat di angka 93-91 saat pertandingan tersisa 28 detik.
Di detik-detik terakhir pertandingan Brent Barry berpeluang mengantar Spurs memetik kemenangan lewat tembakan tiga poin. Namun dia tak mampu melakukannya dan mengklaima dilanggar oleh Derek Fisher, meski wasit tak menggubrisnya. Lakers pun menatap game kelima dengan keunggulan 3-1.
Dengan 28 poin dan 10 rebound, Kobe menjadi bintang kemenangan Lakers dalam laga tersebut. Sedangkan posisi kedua daftar pencetak gol terbanyak adalah Lomar Odom dengan 16 poin, sembilan rebound dan tiga assist.
Tim Duncan yang kerap jadi pahlawan kemenangan Spurs sesungguhnya tak bermain buruk dalam laga tersebut. Namun donasi 29 poin, 17 rebound dan tiga assist tetap tak mampu menghindarkan timnya dari kekalahan. Sementara Brent Barry dan Tony Parker masing-masing menyumbang 23 poin. (din/krs)











































