Tanpa Poin Lagi, Ada Apa dengan Kimi?

Tanpa Poin Lagi, Ada Apa dengan Kimi?

- Sport
Senin, 15 Sep 2008 01:29 WIB
Jakarta - GP Italia menjadi seri ketiga beruntun di mana sang juara bertahan Kimi Raikkonen tak kuasa mendulang angka. Meski ini membuat kans pembalap Ferrari tersebut untuk kembali jadi juara terancam, dia memprioritaskan untuk membereskan masalah mobilnya dulu.

Upaya mempertahankan mahkota juara dunia musim ini belakangan tak berjalan positif buat Raikkonen. Di GP Eropa, GP Belgia dan GP Italia, "Ice man" sama sekali tak kebagian poin.

Di Monza, Minggu (15/9/2008), Raikkonen finis satu posisi di luar zona poin. Ini membuat dia sekarang tertinggal 21 angka di belakang pimpinan klasemen Lewis Hamilton.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan hanya empat seri tersisa, keraguan akan gelar juara jelas mengemuka. Apa kendalanya sehingga tanpa angka di tiga seri terakhir?

Raikkonen menilai kalau mobil adalah kendalanya. Alhasil, fokusnya pun kini lebih tertuju kepada membereskan masalah itu ketimbang memikirkan perebutan kejuaraan dunia.

"Saya hanya berpikir untuk membereskan masalah, itu hal yang utama. Saya tak memikirkan yang lain saat ini. Semoga saja kami akan bisa membuat mobilnya beres lagi," harap Raikkonen seperti diberitakan Autosport.

Pelbagai masalah memang merundung Raikkonen di tiga seri terakhir. Setelah mesin mobilnya ngadat di Valencia, dia kembali kandas di Spa usai bertarung ketat dengan Lewis Hamilton.

Sementara di Monza Raikkonen cuma bisa finis di posisi 9 setelah mengawali balapan dari urutan 14. Padahal saat itu dia kembali jadi pembalap dengan fastest lap, yang jadi raihan ke sembilannya dari total 14 seri di musim ini.

"Segalanya bekerja dengan baik saat bannya juga demikian, tapi kami tak bisa mengganti ban dan semuanya jadi buruk setelah itu. Saya tak tertarik untuk berpikir mengenai apa yang akan kami lakukan dalam beberapa balapan ke depan. Semoga saja kami bisa membereskan semuanya dan bisa bersenang-senang lagi," papar dia.

"Ini bukan kali pertama menimpa kami. Terkadang (ban) itu bekerja dengan baik dan kadang tidak, dan kami tak punya penjelasan kenapa begitu," lanjut Raikkonen.

(krs/din)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads