Perebutan gelar kejuaraan dunia F1 semakin mengerucut, dengan para pembalap dari McLaren dan Ferrari menjadi kandidat kuatnya. Kedua pembalap tim itu, Lewis Hamilton dan Felipe Massa, pun hanya berjarak satu angka di pucuk klasemen.
Dengan ketatnya angka di empat seri sisa, plus kenyataan bahwa kedua kendaraan McLaren dan Ferrari sama-sama tangguh, perhitungan untuk jadi yang terbaik pun sampai ke aspek lain. Meminimalisir kesalahan sekarang dipercaya CEO Mclaren Martin Whitmarsh jadi kunci utama ke tahta juara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini mengenai mempersiapkan mobil dengan reliabilitas yang tak ternoda, menjalankannya dengan tanggung jawab dan tak mengambil resiko yang tak perlu. Kami beruntung kedua pembalap kami masih memiliki jatah mengganti mesin menjelang GP Cina, yang mana hal itu menenteramkan hati. Tapi itu semua soal menemukan kekuatan kami di tiap arena dan tak mengungkap kelemahan," papar dia.
Ferrari sendiri juga dipastikan tak bakal menyerah begitu saja sehingga duel dengan McLaren akan berjalan sengit di akhir musim ini. "Akan jadi pertarungan alot, tapi kami sedang mempersiapkan diri untuk duel tersebut," demikian Whitmarsh. (krs/a2s)










































