'Juaranya yang Tersedikit Bikin Salah'

'Juaranya yang Tersedikit Bikin Salah'

- Sport
Rabu, 17 Sep 2008 18:30 WIB
Juaranya yang Tersedikit Bikin Salah
Jakarta - Predikat juara biasa disandang oleh siapa yang punya performa terbaik. Tapi untuk titel juara dunia F1 saat ini, juaranya lebih ditentukan oleh siapa yang paling sedikit bikin kesalahan.

Perebutan gelar kejuaraan dunia F1 semakin mengerucut, dengan para pembalap dari McLaren dan Ferrari menjadi kandidat kuatnya. Kedua pembalap tim itu, Lewis Hamilton dan Felipe Massa, pun hanya berjarak satu angka di pucuk klasemen.

Dengan ketatnya angka di empat seri sisa, plus kenyataan bahwa kedua kendaraan McLaren dan Ferrari sama-sama tangguh, perhitungan untuk jadi yang terbaik pun sampai ke aspek lain. Meminimalisir kesalahan sekarang dipercaya CEO Mclaren Martin Whitmarsh jadi kunci utama ke tahta juara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mobilnya sama kuat, jadi saya pikir akan sulit buat salah satu tim untuk membangun keuntungan yang menentukan di empat seri sisa. Yang lebih penting lagi, saya pikir kejuaraan dunia akan ditentukan oleh tim dan pembalap mana yang membuat kesalahan tersedikit mulai dari sekarang," yakin Whitmarsh seperti diwartakan Crash, Rabu (17/9/2008).

"Ini mengenai mempersiapkan mobil dengan reliabilitas yang tak ternoda, menjalankannya dengan tanggung jawab dan tak mengambil resiko yang tak perlu. Kami beruntung kedua pembalap kami masih memiliki jatah mengganti mesin menjelang GP Cina, yang mana hal itu menenteramkan hati. Tapi itu semua soal menemukan kekuatan kami di tiap arena dan tak mengungkap kelemahan," papar dia.

Ferrari sendiri juga dipastikan tak bakal menyerah begitu saja sehingga duel dengan McLaren akan berjalan sengit di akhir musim ini. "Akan jadi pertarungan alot, tapi kami sedang mempersiapkan diri untuk duel tersebut," demikian Whitmarsh. (krs/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads