Raikkonen memang memetik hasil kurang memuaskan di dua seri yang memakai jalan raya sebagai treknya.
Di GP Monako, pembalap Finlandia itu finis di posisi sembilan alias nihil poin. Di GP Eropa di Sirkuit Valencia, lagi-lagi Raikkonen tak memetik nilai karena ia tidak berhasil menyelesaikan lomba akibat masalah mesin di lap 45.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tentu saja, saat saya berpikir tentang hasil yang saya raih di sirkuit jalanan, saya seharusnya tidak bisa terlalu optimistis," aku Raikkonen seperti dikutip Crash.
"Namun saya tetap menyukai balapan di trek seperti ini. Saat Anda menemukan set-up yang tepat untuk mobil single seater Anda dan membalap di antara dinding-dinding, emosinya luar biasa," kata juara dunia 2007 itu kemudian.
"Saya tidak bisa menunggu untuk kembali ke trek. Saya suka tantangan baru dan karena kita semua tahu kalender balapan, saya sudah menunggu tanggal 28 September (hari balapan--red)," ujar Raikkonen.
Balapan malam akan mencatatkan sejarah baru di dunia F1. Membalap di bawah sorotan penerangan buatan dengan daya berjuta-juta watt tak membuat cemas Raikkonen, apalagi karena hal serupa sukses diimplementasikan di balap MotoGP.
"Saya pikir tidak jadi masalah besar kami membalap malam hari. Mereka sudah melakukannya di balap motor dan itu adalah pengalaman hebat. Saya seorang yang suka tidur larut, jadi badan saya akan beradaptasi dengan sangat baik terhadap waktu balapan yang tak lazim ini," tuntas Raikkonen.
(arp/roz)











































