Dalam balapan yang berlangsung di Singapore International Circuit, Minggu (28/9/2008) malam WIB, Hamilton mengawali balapan dari posisi dua, di belakang Massa. Memasuki lap 10 Massa mulai menciptakan jarak dengan Hamilton, keduanya terpaut sekitar 3,3 detik.
Petaka untuk Massa datang di lap 17. Sebuah kejadian di pit stop, di mana selang bahan bakar tersangkut di mobilnya, membuat posisinya melorot ke posisi 18. Sejak saat itu pembalap asal Brasil itu sulit untuk naik ke posisi terdepan.Ia pun akhirnya mengakhiri balapan di posisi 13 alias tak mendapat poin sama sekali.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sejujurnya, saya puas dengan hasil ini," tandas Hamilton di Autosport. "Kami cukup kompetitif di awal, dan dengan keluarnya safety car kami cukup beruntung bisa melaluinya."
"Hanya sebuah ketidakberuntungan kecil ketika saya tersendat di tengah traffic. Meski demikian, finis di podium adalah sebuah hasil yang bagus di balapan malam pertama di Singapura. Saya puas, tujuh poin (selisih dengan Massa, red) sudah cukup membuat saya bahagia," tandasnya.
Pembalap asal Inggris itu juga mengungkapkan bahwa ia sebenarnya sangat ingin menyalip Nico Rosberg yang berada di depannya. Namun, menyadari sirkuit Singapura sangat sulit melakukan overtaking dan duo Ferrari tak mendapat poin, ia memilih untuk bermain aman.
"Saya sangat ingin mendekati Nico Rosberg dan melihat apakah ada kesempatan untuk menyalipnya. Namun, saya tak mau mengambil risiko setelah tahu duo Ferrari gagal mendapatkan poin."
"Saya memacu mobil saya secepat mungkin, tetapi ketika saya dekat saya melihat bahwa sangat mustahil untuk menyalip. Ini bukanlah sirkuit yang bagus untuk melakukan overtaking. Saya sudah memprediksikan bahwa ini adalah sirkuit yang sulit ditaklukkan tapi tak terlalu terbukti, jadi saya sudah cukup bahagia," lugasnya.
(roz/din)










































