Tiga seri tersisa, Hamilton dan Massa bersaing di posisi dua teratas klasemen dengan rentang tujuh poin. GP Jepang yang menanti ditaklukkan akhir pekan ini akan menjadi satu dari tiga seri terakhir tempat kedua pembalap itu berebut angka.
Dalam penampilan tahun pertamanya di ajang F1 musim lalu, Hamilton tampil mengesankan di Fuji Speedway. Dalam balapan yang berlangsung di bawah guyuran hujan, pembalap McLaren itu digdaya di sirkuit yang terletak di kaki Gunung Fuji tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya suka Jepang. Tahun lalu mungkin agak sulit karena udara lembab dan jarak pandang yang buruk, tapi saya sebenarnya menikmati akhir pekan itu," ceplos Hamilton seperti dikutip CNN, Selasa (7/10/2008).
"Untuk balapannya sendiri, satu pertanyaan yang sering ditanyakan ke saya adalah apa saya lebih memilih membalap saat hujan. Jawaban saya selalu sama: Saya akan membalap basah atau kering, saya tak keberatan. Tapi buat kami selalu lebih mudah membalap saat kering, saya selalu lebih suka balapan kering," lanjut dia.
Hamilton boleh saja bilang begitu, tapi penampilannya saat hujan acapkali menjadi lebih baik. Bahkan tak jarang yang mulai bertanya-tanya Hamilton-kah yang akan jadi pewaris predikat rain-master milik Michael Schumacher yang jago "berbasah-basah" di atas lintasan.
Di saat yang sama, Massa yang jadi rival terdekat Hamilton terkadang justru sulit meraih hasil maksimal jika lintasan tak dalam kondisi kering. Problem seperti yang ditemuinya di Singapura, saat kendaraannya kadung ngebut ketika selang gas masih menempel di mobil, juga bikin orang tak yakin benar untuk menjagokannya mengungguli Hamilton akhir pekan ini.
Akan tetapi, apakah itu bikin pembalap Brasil tersebut tak pede? Tidak, dia tetap memelihara optimisme tinggi-tinggi karena kans untuknya memang tetap ada. "Saya yakin kami akan kompetitif lagi. Tahun lalu lintasan Fuji adalah satu yang menyenangkan untuk dilewati, setidaknya tanpa hujan," lugas dia.
Secara matematis, pintu menuju tahta kejuaraan dunia tahun ini sebenarnya juga masih terbuka untuk Robert Kubica dari BMW dan rekan se-tim Massa di Ferrari, Kimi Raikkonen. Tapi untuk bisa memelihara peluang juara keduanya butuh hasil maksimal sekaligus berharap Hamilton dan Massa tampil teramat buruk, atau bahkan tanpa poin, di Jepang.
Di luar empat pembalap teratas tersebut kesempatan hadirnya juara kejutan, sebagaimana GP Singapura yang dimenangi Fernando Alonso --podium teratas pertamanya musim ini-- tentu juga terbuka lebar. Jadi siapa jago Anda akhir pekan ini, Hamilton, Massa, atau lainnya?
(krs/a2s)











































