Secara realistis, memang hanya Massa dan Hamilton yang masih berpeluang merebut gelar. Dengan dua seri tersisa, saat ini Hamilton yang mengemudikan McLaren unggul lima angka di depan Massa (Ferrari).
Entah karena masih menyimpan dendam kepada Hamilton atau karena sebab lain, Alonso yang saat itu baru saja memenangi GP Jepang menyebut dirinya siap membantu Massa untuk menyalip Hamilton sekaligus mengunci titel dunia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Daripada berbantah-bantah dengan mantan rekan setim yang kini memperkuat Renault itu, Hamilton memilih untuk memusatkan perhatiannya kepada GP China yang akan dihelat akhir pekan ini.
"Saya fokus pada pekerjaan saya. Jika kami bisa kompetitif akhir pekan ini, kami akan berusaha mendapat poin dan berada di depan. Tentang apa yang dilakukan tim lain, itu terserah mereka," sambung pembalap Inggris berusia 23 tahun itu.
Hamilton juga malah memuji performa Renault. Terlepas dari insiden-insiden yang melibatkan Ferrari dan McLaren, tim asal Prancis itu memenangi dua seri terakhir, Singapura dan Jepang, atas nama Alonso.
"Mereka telah melakukan pekerjaan dengan sangat fantastis dan senang melihat mereka tampil sangat bagus. Lihatlah betapa mereka bekerja dalam dua tahun terakhir. Bukan kejutan melihat mereka tampil bagus. Mereka juga pasti akan menekan kami akhir pekan nanti," pungkas Hamilton.
(arp/a2s)











































