Hamilton yang jadi juara dunia 2008 mengaku beberapa kali telah menerima perlakuan kurang menyenangkan dari sekelompok fans, yang menjurus ke tindakan rasisme.
Akan tetapi, Ecclestone tidak melihatnya demikian. Menurutnya, apa yang dialami pembalap McLaren itu hanya sekadar lelucon dari fans belaka. Komentar itulah yang tak bisa diterima Kick It Out, sebuah kelompok anti rasisme dalam olahraga. Β
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Anda mengharapakan dia bisa lebih melindungi seseorang seperti Hamilton dan menggunakan kekuasaan untuk menghukum suporter ini. Hal itu (pernyataan Bernie) akan mengesalkan banyak orang, terutama kaum muda berdarah campuran, dan berkulit hitam yang mengidolakan Hamilton. Orang berhak mendukung siapapun yang diinginkan tapi tak ada alasan untuk bertindak rasis, yang mana itulah yang sudah terjadi."
Mantan pemain sepakbola Paul Elliot yang kini menjadi duta untuk kampanye anti rasisme dalam sepakbola di Eropa juga ikut buka suara dalam mengkritik pernyataan Ecclestone.
"Komentar ini sangat disayangkan dan memalukan. Lewis Hamilton telah melakukan kontribusi luar biasa buat negara dan dunia olahraga, dan olaraga itu (F1) punya kewajiban untuk melindunginya dan keluarganya."
"Bernie Ecclestone tak layak untuk ada di lingkungan itu dan harus mundur. Tak boleh ada toleransi (terhadap rasisme). Sesukses apapun Ecclestone, sudah jelas dia kehilangan hubungan dengan abad 21. Benar-benar tak pantas, tak bisa diterima dan dia harus mundur," tegas Elliot.
(krs/krs)











































