Toyota di Belakang Ferrari

Ecclestone vs Ferrari

Toyota di Belakang Ferrari

- Sport
Rabu, 24 Des 2008 07:18 WIB
Toyota di Belakang Ferrari
Jakarta - Kompensasi lebih yang didapat Ferrari ternyata bukan rahasia buat F1. Tim Kuda Jungkrak malah dapat dukungan dari Toyota yang menyebut Bernie Ecclestone tengah berupaya memecah FOTA.

Seperti diberitakan sebelumnya, Bernie dan bos Ferrari Luca di Montezemolo terlibat perseteruan sengit terkait pembagian pendapatan komersial F1.

Diawali tudingan Montezemolo yang menyebut Bernie tidak transparan ditambah munculnya tuntutan agar pembagian keuntungan dari pendapatan komersial F1 pada seluruh tim F1 ditingkatkan, sang supremo F1 melakukan serangan balik. Dia menyebut kalau Ferrari selama ini mendapat perlakuan khusus yakni berupa pendapatan komersial yang lebih besar dibanding tim lain.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski apa yang diungkapkan Bernie terkesan mengejutkan, namun seluruh tim F1 ternyata sudah mengetahui hal tersebut. "Tim Kuda Jingkrak" malah dapat dukungan dari Bos Tim Toyota yang sekaligus Wakil Presiden FOTA (Formula One Teams Association), John Howett.

"Dia (Ecclestone) mungkin tengah berupaya (memecah FOTA) tapi semua informasi yang dia berikan sudah bukan rahasia dan sudah diketahui oleh anggota FOTA yang lain. Jadi itu seperti tidak terjadi apa-apa karena setiap orang sudah memahami status historis Ferrrari," ungkap Howett seperti diberitakan Autosport.

Howett malah menegaskan kalau FOTA masih menginginkan adanya pembicaraan lebih lanjut soal pembagian pendapatan komersil F1. Dalam pandangannya, tim yang berlaga seharusnya mendapat jatah yang lebih besar dibanding apa yang didapat pemegang hak komersial, yang tak lain adalah Ecclestone sendiri.

"Saya pikir mayoritas orang di FOTA merasa pendapatan dalam olahraga profesional normalnya lebih banyak diberikan pada mereka yang berpartisipasi di dalamnya dibanding apa yang diterima si pemegang hak komersial. Kami ingin membuka diskusi itu dan mendapat lebih banyak keseimbangan karena ini merupakan olahraga profesional," pungkas dia. (din/arp)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads