FIA Perlunak Aturan Penggantian Mesin

FIA Perlunak Aturan Penggantian Mesin

- Sport
Minggu, 18 Jan 2009 08:25 WIB
FIA Perlunak Aturan Penggantian Mesin
London - Aturan mesin yang "cukup memberatkan" para pembalap musim lalu akhirnya diringankan oleh FIA. Pada musim 2009 nanti, penggunaan dan penggantian mesin dapat diatur sesuai dengan selera pembalap.

Sebelumnya, setiap pembalap hanya bisa menggunakan delapan mesin di seluruh musim kompetisi, di mana mesin tersebut bisa dipakai di dua balapan berurutan. Jika menggunakan lebih dari delapan mesin dalam satu musim, maka sang pembalap akan mendapat hukuman diturunkan sepuluh grid di posisi start di seri tersebut.

Dalam artikel 28.4 regulasi turnamen 2009 yang dibuat oleh International Automobile Federation (FIA), memang tidak diatur secara rinci aturan penggunaan mesin secara berturut-turut. YangΒ  berbunyi hanya:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Setiap pembalap tidak boleh menggunakan lebih dari delapan mesin dalam satu musim kejuaraan. Jika seorang pembalap menggunakan lebih dari delapan mesin, maka dia akan dipenalti sepuluh posisi di seri di mana mesin penggantian itu digunakan,"

Diberitakan oleh Reuters (18/1/2009), FIA akhirnya memperlunak pengaturan tersebut, di mana setiap tim kini bebas mengatur penggunaan mesin, asalkan pembatasannya tetap pada delapan mesin dalam satu musim. Namun, untuk aturan girboks, FIA tetap memberlakukan peraturan empat seri balapan untuk girboks yang sama.

Meskipun demikian, salah seorang juru bicara dari Ferrari menyatakan bahwa peraturan tersebut harus lebih diperjelas lagi.

Pada musim lalu, pembalap Red Bull yang kini sudah pensiun, David Coulthard, sampai menggunakan satu mesin untuk tiga seri balapan, tentu untuk alasan strategi penyesuaian peraturan mesin tahun lalu.

Musim ini, para pembalap akan melahap 17 seri, di mana akan dimulai pada GP Australia pada 29 Maret nanti.


(roz/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads